Drama VAR! Portugal Singkirkan Kroasia, 3 Gol Dianulir, Eh Penalti Bang Dodo Tuai Polemik
Drama VAR! Portugal Singkirkan Kroasia, 3 Gol Dianulir dan Penalti Ronaldo Tuai Polemik.
Sport 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengingatkan pentingnya silaturahmi dan sinergi di tengah kehidupan modern yang cenderung individualistis. Apalagi orang – orang saat ini sering sibuk dengan gadget (HP) masing-masing.
Bahkan, ungkap Rico Waas, tidak jarang, dalam satu rumah, orangtua pun kadang tidak tahu anak-anaknya berkomunikasi dengan siapa, sehingga dikhawatirkan dapat mengarah pada timbulnya masalah di kalangan kaum muda.
Perkembangan teknologi, kata Rico Waas, memang membuat segalanya berjalan cepat, namun tidak semua manusia mampu menyesuaikan diri dengan kecepatan itu. Akibatnya, banyak yang larut dalam dunia maya dan melupakan kehidupan nyata.
Baca Juga:
"Jadi sangat penting sekali dilakukannya silaturahmi dan sinergi," kata Rico Waas resmi membuka kegiatan Muzakarah dan Diskusi Warga Nahdlatul Ulama (NU) Kota Medan di Aula H Anif, Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Jalan IAIN, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (18/10/2025).
Selanjutnya terkait kegiatan yang mengusung tema, "Merawat Jagad, Membangun Peradaban: Sinergi dan Kolaborasi Keislaman Ahlusunah Wal Jama'ah, Kemanusiaan untuk Medan Bertuah", Rico Waas mengatakan, guna merawat jagad, dapat dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:
"Merawat jagad tidak selalu dimulai dengan langkah besar, tetapi dari kebiasaan sederhana yang konsisten dilakukan seperti membuang sampah pada tempatnya, tertib berlalu lintas, menggunakan helm dan menjaga hubungan baik antar tetangga," ungkapnya.
Suami Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas ini, juga menyinggung peran keluarga sebagai fondasi utama membangun peradaban. Dari keluarga yang kuat, lahir manusia yang peduli, berakhlak, dan berkontribusi positif bagi lingkungannya.
"Mari kita bangun SDM yang kuat. Karena manusia yang terbangun akan merawat jagad, tapi kalau manusianya rusak, justru akan merusak jagad," ajaknya.

Untuk itu, ungkap Rico Waas, kolaborasi antara pemerintah dan ormas keagamaan seperti NU sangat penting dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Diharapkannya, dakwah yang dilakukan warga NU tak berhenti di mimbar, tetapi hadir di jalan-jalan kehidupan umat. Tidak hanya sekadar ucapan tapi juga sampai pada tindakan.
Drama VAR! Portugal Singkirkan Kroasia, 3 Gol Dianulir dan Penalti Ronaldo Tuai Polemik.
Sport 7 menit lalu
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 10 jam lalu
Kejutan Forkopimcam mewarnai Perayaan HUT Bhayangkara ke80 di Polsek Simpang Empat
Sumut 10 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rangkaian Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Medan 11 jam lalu
Modus &lsquoKawin Pesanan&rsquo ke Tiongkok Terbongkar, Mafirion Buru Sindikat Internasional.
Politik 11 jam lalu
Business Summit IndonesiaKorea Selatan Disiapkan, Danau Toba Jadi Pintu Masuk Kerja Sama.
Sumut 11 jam lalu
Polres Dairi mengaku siap mewujudkan Polri yang semakin humanis dan profesional untuk melayani masyarakat.
Sumut 12 jam lalu
2 Pria Disebut Maling Dilakban Jadi Teletubbies, Ternyata Konten Kreator Lagi Challenge.
Peristiwa 12 jam lalu
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan jumlah geosite di kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark bertambah dari 16 menjadi 40.
Sumut 12 jam lalu
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Pengedar Sabu, Tiga Pelaku sebagai penjual Diamankan.
Sumut 12 jam lalu