3.096 Pelajar Diterima di UNIMED Melalui Jalur SNBP 2026
POSMETRO MEDAN, Medan Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke UNIMED yang mencapai 23.629 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Univer
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan — Direktur Utama PT Dalihan Na Tolu Grup, Muhammad Akhirun Piliang alias Kirun, mengaku sempat mendatangi rumah Yasir Ahmadi untuk menanyakan soal proyek jalan dan izin galian C yang tak kunjung keluar selama lebih dari setengah tahun.
Pengakuan itu disampaikan Akhirun saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (23/10/2025), dalam lanjutan sidang kasus dugaan korupsi proyek jalan dan galian C yang menyeret sejumlah pejabat dan pihak swasta di Sumatera Utara.
Dalam keterangannya, Akhirun mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Yasir berlangsung di rumah pribadi Yasir. Dalam pertemuan itu, ia mempertanyakan alasan mengapa izin galian C milik perusahaannya belum juga diterbitkan, padahal seluruh berkas dan komitmen yang diminta sudah dipenuhi.
"Saya datang ke rumah Yasir untuk menanyakan langsung, karena sudah lebih dari enam bulan izin galian C tidak juga keluar. Saya ingin tahu apa kendalanya," ujar Akhirun di hadapan majelis hakim.
Usai pertemuan tersebut, lanjut Akhirun, Yasir kemudian mengajaknya berangkat ke Medan untuk bertemu dengan Topan, salah satu pihak yang disebut memiliki pengaruh besar dalam pengurusan proyek-proyek pemerintah, termasuk proyek jalan dan galian C di daerah tersebut.
Akhirun mengaku bahwa pada 22 Juli 2025, Yasir memperkenalkan dirinya secara langsung kepada Topan. Pertemuan itu disebut sebagai awal dari komunikasi intens antara mereka dalam membicarakan proyek.
Selanjutnya, pada 24 dan 25 Juli 2025, Akhirun bersama Yasir kembali bertemu dengan Topan serta seorang konsultan di Brother Café dan Hotel Grand City Hall Medan. Dalam dua pertemuan itu, mereka membahas rencana pengerjaan proyek dan teknis pelaksanaan di lapangan.
"Di dua lokasi itu Yasir sempat keluar ruangan. Baru setelah dia keluar, kami mulai berbicara soal teknis proyek," ungkap Akhirun.
Pernyataan itu langsung menimbulkan perhatian dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa mempertanyakan peran Yasir Ahmadi yang diketahui merupakan anggota kepolisian aktif, namun tampak memiliki posisi penting dalam setiap proses pembahasan proyek tersebut.
"Ada peran yang tidak jelas di sini. Mengapa seorang aparat kepolisian ikut dalam pusaran proyek galian C dan proyek jalan? Apa kapasitas Yasir dalam pertemuan-pertemuan itu?" tanya jaksa di persidangan.
POSMETRO MEDAN, Medan Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke UNIMED yang mencapai 23.629 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Univer
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan,Medan Musrenbang RKPD 2027 memiliki nilai strategis sebagai arah pembangunan kota Medan kedepan. Penyelenggaraan Musrenbang
Medan 2 jam lalu
Rektor UINSU Medan Komitmen Pada Mutu Lulusan Menjadi PrioritasPOSMETRO MEDAN, Medan Terkait beberapa berita di media sosial yang menyata
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDANKomitmen mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih dan transparan kembali digaungkan. Polrestabes Medan secara resmi menggelar u
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi. S.Ag MM mendukung pelaksanaan Musyaw
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pusat Pengembangan Bahasa (PUSPESA) UIN Sumatera Utara Medan turut berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggaraka
Medan 3 jam lalu
Ketua Lembaga Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia Apresiasi Suksesnya Pengamanan Idul Fitri 1447 H di Kota Medan
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Asahan Suasana berbeda terasa di lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan, Senin (30/03/2026) selepas pelaksanaan apel
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Urusan Agama (KUA) Sunggal kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Pelarian Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, Cabang Rantauprapat, yang diduga mengg
Medan 6 jam lalu