Revisi RTRW Sumut Diminta Berbasis Data
MEDAN DPRD Sumatera Utara menegaskan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tidak boleh dilakukan sec
Sumut 25 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Suara deru mesin jahit dan aroma khas sepatu kulit yang baru dipoles menyambut kedatangan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Petang itu, orang nomor satu di Pemko Medan ini, mengunjungi Komplek Pusat Industri Kecil (PIK) di Jalan Rahmad, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai,selasa,4 November 2025.
Kedatangan Rico Waas untuk melihat aktivitas para pengrajin sepatu binaan dari UPT Pelayanan Sentra IKM Denai, Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan. Ia langsung menyapa para pengrajin sepatu. Mereka adalah wajah-wajah tangguh yang terus berjuang menjaga api kreativitas tetap menyala di tengah tantangan industri modern.
Bersama anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, Kadis Koperasi UKM Perindag Benny Iskandar Nasution, Kabag Umum Setda Kota Medan Ridho Nasution dan Plt Kabag Prokopim M Fitrah Josa Ritonga, serta Camat Medan Denai Tommy P Sidabalok, Rico Waas selanjutnya meninjau dua tempat produksi sepatu.
Aiwa Shoes merupakan tempat pertama yang dikunjungi Rico Waas. Diketahui, tempat ini merupakan sebuah usaha rumahan yang tetap bertahan dan berkembang pasca pandemi. Di tempat tersebut, pria berkacamata yang dikenal humble ini, mengamati detail jahitan, bahan, hingga hasil akhir sepatu yang telah siap jual.
Rico Waas sangat mengapresiasi produk sepatu yang dihasilkan, sebab dinilainya sudah sangat baik. "Harga jualnya bagus, kualitas juga bagus. Tinggal dijaga agar tetap konsisten dalam menjaga kualitas. Nanti akan kita bantu dari sisi kerapian, kemasan, dan pemasaran," kata Rico Waas menilai.
Langkah Rico Waas kemudian berlanjut ke Chaniago Jaya, usaha sepatu kulit yang dirintis oleh Joni Sapril Chaniago. Sambil menunjukkan hasil karyanya, Joni pun bercerita bagaimana Pandemi Covid 19 membuat penjualan turun drastis. Meski demikian semangatnya tetap menyala, berharap sentra industri kecil ini kembali ramai dan dikenal masyarakat sebagai tujuan wisata belanja khas Medan.
"Kualitas sepatu lokal kita tidak kalah dengan produk luar," ungkap Joni percaya diri. "Kami hanya butuh dukungan pemerintah agar industri sepatu kulit Medan bisa bangkit lagi," imbuhnya.
Mendengar itu, Rico Waas menegaskan komitmennya untuk membantu para pengrajin. "Kita akan pelajari dan cari cara agar kawasan industri sepatu ini bisa kembali ramai, tidak hanya bagi warga lokal tapi juga menarik wisatawan," ujarnya.
Perjalanan sore itu tak berhenti di bengkel sepatu. Rico Waas kemudian meninjau Rumah Kemasan Pemko Medan, fasilitas yang menjadi wadah bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan desain dan kualitas kemasan produk. Di tempat itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan gratis seperti konsultasi, desain, dan pembuatan kemasan berbagai jenis, mulai standing pouch, stiker, hingga kotak sabun dan kue.
Rico Waas tampak berdiskusi dengan tim desain, memberikan masukan agar setiap kemasan mencerminkan karakter produk dan nilai keaslian pelaku usaha.
"Desain sudah bagus, tapi bisa sedikit disederhanakan agar estetika lebih kuat," katanya. "Kita juga akan siapkan pelatihan desain produk, bahkan melibatkan dosen universitas agar hasilnya semakin menarik dan berdaya saing," tambahnya.
Bagi Rico Waas, industri kecil bukan sekadar soal produksi, tetapi tentang membangun kebanggaan kota. Dari tangan-tangan pengrajin inilah, wajah ekonomi Medan dibentuk, jujur, tangguh, dan penuh karya.
(Atn)
MEDAN DPRD Sumatera Utara menegaskan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tidak boleh dilakukan sec
Sumut 25 menit lalu
Demo Kelompok Tani di Asahan Rusuh, 5 Warga Termasuk Wartawan Luka 2 Mobil Rusak.
Sumut 48 menit lalu
Dandim 0204/DS Resmi Berganti Letkol Inf Wahidin Sobar Gantikan Letkol Arh Agung Pujiantoro.
Sumut 53 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Karo Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Bupati dan Dandim bergerak cepat meninjau lan
Peristiwa satu jam lalu
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin Sejumlah Warga Asal Sumba yang Turut Ikut Dalam Kapal Tersebut Berhasil Dievakuasi Selamat.
Peristiwa 2 jam lalu
Bea Cukai dan Polri Temukan 30 Kilogram Sabu dalam Kemasan Teh Tiongkok di Perairan Asahan.
Peristiwa 3 jam lalu
Winda Lorenza Diduga Bunuh Diri, Kapolda Sumut Pastikan Penyidikan Terus Diperdalam.
Medan 4 jam lalu
Satpolairud Polres Sibolga Intensifkan Patroli dan Pemantauan Wilayah Pesisir
Peristiwa 4 jam lalu
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Pemkab Buka Festival Drumband Piala Bupati Taput
Sumut 5 jam lalu
Jelang HUT RI, PWPM Datang Membawa Pesan Wartawan Senior Tak Boleh Dilupakan.
Medan 5 jam lalu