Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi, Dokkes Polres Karo Periksa MBG
Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi, Dokkes Polres Karo Periksa MBG di SPPG Karo 7.
Sumut 29 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan-DPD Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Sumatera Utara angkat suara terkait penangkapan 10 orang yang diduga terlibat dalam praktik perjudian batu guncang di Yanglim Plaza, Medan.
Sekretaris DPD PAPPRI Sumut, Winwin Yestika, menyatakan bahwa sebagian dari mereka yang ditangkap merupakan musisi yang sedang mengisi acara hiburan di food court Yanglim Plaza saat penggerebekan berlangsung, Sabtu 30 April 2025.
Menurut Winwin, lokasi tersebut bukanlah arena perjudian, melainkan tempat makan yang menyediakan hiburan tradisional berupa permainan batu guncang.
Baca Juga:
“Batu guncang adalah hiburan yang disajikan pihak pengelola. Kami berharap pihak kepolisian dapat melihat peristiwa ini secara objektif,” ujar Winwin di Medan, Selasa (13/5/2025).
Ia menilai tindakan aparat terkesan tebang pilih dan menuntut keadilan bagi para musisi yang ditangkap saat sedang menjalankan profesinya.
Baca Juga:
“Kalau memang tempat itu dianggap sebagai arena perjudian, maka tempat-tempat lain yang menyajikan hiburan serupa juga harus ditindak. Jangan hanya satu lokasi saja yang disasar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Winwin menambahkan bahwa permainan batu guncang merupakan bagian dari budaya masyarakat Melayu dan Minang, serta banyak ditemukan di wilayah seperti Sumatera Barat.
"Teman-teman kami bekerja di bidang musik, bukan melakukan kejahatan,” tegasnya.
PAPPRI Sumut bersama komunitas musik lainnya juga berencana menggelar aksi damai untuk menyuarakan tuntutan keadilan.
“Kami akan berkumpul dan mungkin turun ke jalan. Aktivitas teman-teman kami saat itu murni pekerjaan, bukan perjudian,” kata Winwin.
Sementara itu, Dilla, istri dari salah satu tersangka berinisial S, menyatakan bahwa suaminya hanya bertugas sebagai pengawas di area food court.
Ia juga membantah adanya aktivitas perjudian karena tidak ditemukan penukaran uang di lokasi tersebut.
“Sudah 12 hari mereka ditahan. Kalau memang bukan perjudian, kenapa 19 orang dibebaskan dan 10 lainnya masih ditahan? Saya mohon keadilan. Ini bukan soal judi, dan suami saya hanya bekerja,” ungkap Dilla.
Pihak keluarga dan komunitas seni berharap agar proses hukum dapat berjalan secara adil dan transparan, serta mempertimbangkan kembali status hukum para musisi yang ditahan.(bud)
Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi, Dokkes Polres Karo Periksa MBG di SPPG Karo 7.
Sumut 29 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan resmi menjalin kemitraan strategis melalui penandatanganan Mem
Medan 54 menit lalu
Urai Kepadatan Pagi Hari, Brimob Polda Sumut Kawal Kelancaran Lalu Lintas di Simpang Pajak Tuasan.
Medan 59 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang membuka peluang investasi dan kerja sama dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT),
Sumut satu jam lalu
MENGENAL DARI DEKAT SOSOK KAPOLRES SIMALUNGUN YANG BARU AKBP HENDRI BARUS.
Sumut 2 jam lalu
pemeriksaan keamanan makanan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Medan menggelar kegiatan silaturahmi Pengurus FPK Kota Medan Periode 20252030 sekalig
Medan 3 jam lalu
Sambut Generasi Muda, Danden Gegana Brimob Polda Sumut Pimpin Tradisi Bintara Remaja.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menghadiri Puncak Perayaan Harmoni Milad 27 Tahun Pendawa yang diselenggarakan di Aul
Medan 3 jam lalu
Wabup Ariston Sampaikan Nota Pengantar PAPBD 2026 dan Penyertaan Modal Pada Bank Sumut.
Sumut 4 jam lalu