5 Pejabat Kejagung Diangkat, Leonard Eben Ezer Simanjuntak Jadi Jampidum
Presiden Prabowo Subianto menyusun ulang barisan elit Kejaksaan, 5 pejabat diangkat.
Inter-Nasional 43 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan-DPD Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Sumatera Utara angkat suara terkait penangkapan 10 orang yang diduga terlibat dalam praktik perjudian batu guncang di Yanglim Plaza, Medan.
Sekretaris DPD PAPPRI Sumut, Winwin Yestika, menyatakan bahwa sebagian dari mereka yang ditangkap merupakan musisi yang sedang mengisi acara hiburan di food court Yanglim Plaza saat penggerebekan berlangsung, Sabtu 30 April 2025.
Menurut Winwin, lokasi tersebut bukanlah arena perjudian, melainkan tempat makan yang menyediakan hiburan tradisional berupa permainan batu guncang.
Baca Juga:
“Batu guncang adalah hiburan yang disajikan pihak pengelola. Kami berharap pihak kepolisian dapat melihat peristiwa ini secara objektif,” ujar Winwin di Medan, Selasa (13/5/2025).
Ia menilai tindakan aparat terkesan tebang pilih dan menuntut keadilan bagi para musisi yang ditangkap saat sedang menjalankan profesinya.
Baca Juga:
“Kalau memang tempat itu dianggap sebagai arena perjudian, maka tempat-tempat lain yang menyajikan hiburan serupa juga harus ditindak. Jangan hanya satu lokasi saja yang disasar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Winwin menambahkan bahwa permainan batu guncang merupakan bagian dari budaya masyarakat Melayu dan Minang, serta banyak ditemukan di wilayah seperti Sumatera Barat.
"Teman-teman kami bekerja di bidang musik, bukan melakukan kejahatan,” tegasnya.
PAPPRI Sumut bersama komunitas musik lainnya juga berencana menggelar aksi damai untuk menyuarakan tuntutan keadilan.
“Kami akan berkumpul dan mungkin turun ke jalan. Aktivitas teman-teman kami saat itu murni pekerjaan, bukan perjudian,” kata Winwin.
Sementara itu, Dilla, istri dari salah satu tersangka berinisial S, menyatakan bahwa suaminya hanya bertugas sebagai pengawas di area food court.
Ia juga membantah adanya aktivitas perjudian karena tidak ditemukan penukaran uang di lokasi tersebut.
“Sudah 12 hari mereka ditahan. Kalau memang bukan perjudian, kenapa 19 orang dibebaskan dan 10 lainnya masih ditahan? Saya mohon keadilan. Ini bukan soal judi, dan suami saya hanya bekerja,” ungkap Dilla.
Pihak keluarga dan komunitas seni berharap agar proses hukum dapat berjalan secara adil dan transparan, serta mempertimbangkan kembali status hukum para musisi yang ditahan.(bud)
Presiden Prabowo Subianto menyusun ulang barisan elit Kejaksaan, 5 pejabat diangkat.
Inter-Nasional 43 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Tribrata Putra Sambo sebagai perwira Polri berpangkat Inspektur Dua.
Inter-Nasional 55 menit lalu
Akibat Luapan Sungai Sioto, Jembatan WFC Rusak, Bupati Samosir Gerak Cepat Koordinasi dengan Kementerian PU.
Sumut satu jam lalu
Ketua Dekranasda Ny Liswati Buka Lomba Fashion Show Pakaian Adat Simalungun Tingkat SMP, Ajak Peserta Tampil Percaya Diri.
Lifestyle 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan PT Bank Sumut (Perseroda) resmi meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) seb
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapteng Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah terus berkomitmen mendampingi masyarakat pada masa transisi pemulihan pas
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahg
Kriminal 4 jam lalu
Satreskrim Polres Asahan Ungkap Kasus KDRT, Suami Diduga Cekik dan Benturkan Kepala Istri ke Dinding.
Kriminal 4 jam lalu
Tabrakan beruntun yang menewaskan 4 orang dan 8 lainnya lukaluka, membuat Alfriyansah Ujung ST, anggota DPRD Sumatera Utara angkat bicara.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,TAPANULI TENGAH Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah menyalurkan bantuan sosial kepada puluhan keluarga yang terdamp
Sumut 4 jam lalu