Minggu, 29 Maret 2026
Dari Lomba Karya Tulis Ilmiah BRIDA 2025

Rico Waas Ingin Medan Jadi Kota Literasi Dan Tempat Anak Muda Berpikir

Administrator - Jumat, 07 November 2025 15:04 WIB
Rico Waas Ingin Medan Jadi Kota Literasi Dan Tempat Anak Muda Berpikir
Atn
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menutup Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) BRIDA Kota Medan 2025 di Gedung TP PKK Kota Medan, Jalan Rotan, Kamis (6/11/2025) jelang siang.

POSMETRO MEDAN,Medan -- Tatapan bangga dan tepuk tangan meriah dari seluruh pengunjung menyambut sambutan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang penuh semangat dan sarat motivasi, saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menutup Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) BRIDA Kota Medan 2025 di Gedung TP PKK Kota Medan, Jalan Rotan, Kamis (6/11/2025) jelang siang.

Kegiatan yang digagas Pemko Medan melalui Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan, bagi Rico Waas bukan sekadar lomba, tetapi momentum yang telah lama dirindukan dan ruang tempat anak-anak muda Kota Medan dapat kembali beradu gagasan, seperti masa kecil yang penuh semangat untuk berlomba dan belajar.

"Saya apresiasi setinggi-tingginya. Sudah lama kita rindukan ruang seperti ini, tempat anak-anak bisa menunjukkan pikiran bernilai bagi bangsa, tanpa memikirkan manfaat pribadi," kata Rico Waas dengan nada bangga.

Baca Juga:

Apalagi, ungkap Rico Waas, karya-karya ilmiah yang dihasilkan 50 finalis menunjukkan kualitas dan keberanian berpikir generasi muda Medan. Mulai dari gagasan tentang artificial intelligence di bidang keperawatan, green economy, hingga inovasi pengelolaan lingkungan hijau, semuanya mencerminkan kedewasaan intelektual dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Atas dasar itu, Rico Waas menegaskan, anak-anak yang ikut dalam LKTI ini adalah wajah Kota Medan dua atau tiga dekade mendatang, dimana mereka semua diharapkannya menjadi calon peneliti muda dan pembaharu yang akan membawa perubahan nyata bagi Kota Medan, termasuk negara Indonesia.

Baca Juga:

Optimisme ini disampaikan Rico Waas bukan tanpa alasan. Ia melihat dan sempat menjadi juri sehingga tahu bagaimana anak-anak ini bukan hanya menulis, tapi juga mampu mempresentasikan ide-ide mereka dengan percaya diri. "Ada anak SD yang selesai presentasi lalu bertanya, 'Ada yang mau bertanya?' Tentunya ini semangat luar biasa yang harus kita jaga," ungkapnya.

Di masa sekarang ini, kata Rico Waas, yang dibutuhkan bukan hanya kecerdasan, tapi juga keberanian untuk berpikir dan mengungkapkan ide. "Inilah proposal saya untuk bangsa, untuk kota ini," ujarnya, menirukan semangat para peserta seraya berharap agar LKTI BRIDA menjadi pemicu lahirnya berbagai lomba baru di Kota Medan, bukan hanya karya ilmiah, tapi juga penulisan nonfiksi, sastra, dan bentuk ekspresi kreatif lainnya.

"Kota ini harus menjadi kota literasi, kota tempat anak muda berpikir. Kalau kita sudah inklusif, pemerintah pun bisa memahami, ternyata anak-anak kita luar biasa. Mereka ingin didengar, ingin berkontribusi," paparnya.

Di kesempatan itu, Rico Waas juga menyinggung berbagai ide yang bisa dikembangkan peserta di masa depan, mulai dari inovasi pelayanan publik, sistem informasi kependudukan, hingga solusi untuk masalah sosial seperti banjir, inflasi, dan kemiskinan. Diharapkannya semangat meneliti dan berpikir kritis ini tumbuh menjadi gerakan bersama.

"Anak-anak ini adalah peneliti muda Kota Medan. Menjadi peneliti itu digerakkan oleh hati dan rasa keinginan mencari tahu, serta mencari solusi," jelasnya.

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Dukung UMKM Medan Naik Kelas
Rico Waas Tekankan Peran Apoteker Dalam Perawatan dan Edukasi Obat Kepada Masyarakat
Walikota Medan Rico Waas ,Tinjau Langsung dan Pastikan Revitalisasi Puskesmas Jadi Prioritas 2026
Hari Pertama Kerja Rico Waas Sidak ASN Di Balai Kota, Tak Ada Kata Santai Pasca Lebaran
Apel Bersama Pasca Idul Fitri, Wali Kota Medan Rico Waas: Semangat Harmoni dan Pengabdian Untuk Kota Medan Tercinta
Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas Ajak Warga Sambut Hari Kemenangan
komentar
beritaTerbaru