Sepekan, Polres Paluta Amankan 5 Tersangka Kasus Peredaran Narkotika
Polres Paluta Amankan 5 Tersangka Kasus Peredaran Narkotika dalam Sepekan.
Peristiwa 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Kritik terhadap pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning/PjBL) di sejumlah sekolah terus bermunculan. Banyak pihak menilai, penerapan model pembelajaran ini mulai melenceng dari esensinya dan justru menjadi beban tambahan bagi siswa maupun orang tua.
Salah satu kritik datang dari Yulhasni, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Ia menilai bahwa praktik PjBL di lapangan saat ini kerap bergeser dari tujuan awalnya, yakni membangun pembelajaran bermakna berbasis proyek, menjadi kegiatan yang sarat transaksi dan pungutan biaya tinggi.
Baca Juga:
"PjBL seharusnya menekankan integrasi kurikulum dan pengembangan keterampilan siswa. Namun faktanya, banyak kegiatan yang justru menimbulkan beban finansial, seperti studi tur dan praktik renang berbiaya besar. Jika tidak transparan, ini bisa menimbulkan dugaan pungli dan merusak citra pendidikan," ujar Yulhasni, Jumat (7/11/2025).
Ia menegaskan, PjBL harus berorientasi pada substansi pembelajaran, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan tanpa makna akademik yang jelas. Menurutnya, sejumlah studi tur di sekolah sering kali tidak memiliki keterkaitan langsung dengan materi pelajaran dan hanya berakhir sebagai aktivitas wisata tanpa nilai edukatif terukur.
Baca Juga:
"Model PjBL yang ideal mestinya memanfaatkan sumber daya yang sudah ada di sekolah atau lingkungan sekitar. Jika proyek justru berisiko pada keselamatan dan memberatkan finansial siswa, sekolah perlu mencari alternatif kegiatan yang lebih inklusif, aman, dan sesuai tujuan pendidikan," tegasnya.
Yulhasni juga mendesak sekolah dan dinas pendidikan untuk memperkuat akuntabilitas dalam setiap penerapan PjBL. Ia berharap setiap kegiatan benar-benar memberi nilai tambah terhadap pemahaman siswa, bukan hanya menggugurkan kewajiban kurikulum dengan kegiatan yang mahal dan tidak relevan.(REL)
Polres Paluta Amankan 5 Tersangka Kasus Peredaran Narkotika dalam Sepekan.
Peristiwa 37 menit lalu
Ini Bukti Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto Anti Narkoba dan Begal.
Kriminal satu jam lalu
Hadiri Konser Merah Putih, Wali Kota Wesly Ajak Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Positif.
Sumut 2 jam lalu
Dari Sumatera Utara untuk Nusa Tenggara Timur, Kepedulian Tak Mengenal Jarak.
Medan 2 jam lalu
BNN Musnahkan Ladang Ganja 12 Hektar di Nagan Raya, Aceh
Peristiwa 3 jam lalu
Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Subrata Lumbantobing Bagikan Pohon Cabai Layak Konsumsi ke 53 Kelurahan seKota Pematangsiantar
Sumut 3 jam lalu
Rakerda dan Nilai Sebuah Konsistensi
Editorial 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Tengaj Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah menangkap seorang pria terduga
Kriminal 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Tengah Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah mengamankan seorang pria yang diduga sebag
Kriminal 15 jam lalu
Posmeto Medan , Binjai Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., meninjau langsung sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang menj
Sumut 16 jam lalu