Jumat, 13 Februari 2026

Kunjungi Polrestabes Medan, Peserta Sespimmen Polri Dalami Strategi Kepemimpinan Digital dan Anti-Disinformasi

Faliruddin Lubis - Senin, 10 November 2025 15:16 WIB
Kunjungi Polrestabes Medan, Peserta Sespimmen Polri Dalami Strategi Kepemimpinan Digital dan Anti-Disinformasi
Adam Wizard
Kunjungi Polrestabes Medan, Peserta Sespimmen Polri Dalami Strategi Kepemimpinan Digital dan Anti-Disinformasi.

POSMETRO MEDAN,Medan – Polrestabes Medan menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKP) dari peserta Program Pendidikan Sekolah Staf Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg Ke-65 Gelombang Ke-2 Tahun Anggaran 2025.

Rombongan peserta didik Kelompok Belajar (Pokjar) 11 ini disambut langsung oleh Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Silaen SH., SIK., M.I.Kom, di Aula Patriatama Polrestabes Medan, Senin (10/11/2025).

Kegiatan studi lapangan ini turut didampingi oleh tim dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri yang dipimpin Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum.

Baca Juga:

Turut hadir pula Kombes Pol Dudung Adijono, S.I.K., Kombes Pol Cahyo Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., M.A.P., Kombes Pol Fillol Praja Arthadira, S.H., S.I.K., serta Supervisor Kombes Pol Rivai Sinambela, S.H.

Salah satu peserta didik, Eko Hari Susetyo, S.I.K., menjelaskan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah untuk mempelajari pengaruh kepemimpinan yang didukung oleh digitalisasi.

Baca Juga:

"Tujuan peserta didik dari SespimmenPolri Pokja 11 yang ada di Polrestabes Medan ini adalah untuk mempelajari bagaimana pengaruh kepemimpinan dengan dibantu oleh digitalisasi," ujarnya.

Menurut Eko, studi ini penting karena perkembangan zaman menuntut adanya strategi untuk membentengi institusi, baik secara internal maupun eksternal, dari informasi tidak benar yang sengaja dibuat seolah-olah benar.

Ia menyoroti fenomena di mana informasi palsu yang terus-menerus disebarkan dapat dianggap sebagai kebenaran oleh publik.

"Karena derasnya informasi yang berulang-ulang tidak benar itu, jadi dianggap benar," ucap Eko.

Oleh karena itu, lanjutnya, para peserta didik ingin belajar dari pengalaman Kapolrestabes Medan dan jajarannya, yang diketahui telah menyusun buku terkait kepemimpinan di era digital.

"Kita di sini mempelajari dari Bapak Kapolrestabes dan rekan-rekan personel di Polrestabes Medan... Kita jadi mengetahui, oh ternyata ada cara-cara lain untuk membentengi post-truth di era postmodern ini," tutupnya.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan. Walikota Medan diwakili oleh Kabid Linmas Pol PP Kota Medan, Josua Tampubolon, sementara Dandim 0201/Medan diwakili oleh Pasi Ren, Mayor CZI Abdul Halim Pasaribu.

Adapun kesepuluh peserta didik Sespimmen Dikreg Ke-65 yang hadir meliputi:

Chandra Yuda Pranata, S.E., S.I.K., M.M.

Rifelf Constantien Baba, S.I.K., M.H.

Bagus Harry Priyambodo, S.I.K., M.H.

Muhammadi Mukhtari, S.H., S.I.K., M.H.

Sigiet Aji Vambayun, S.H., S.I.K.

Diaritz Felle, S.I.K.

Andrie Handoko, S.I.K., M.H.

Eko Hari Susetyo, S.I.K.

Priyatni, S.H., S.I.K.

Viride Sukma Susila. (DAM)

Tags
beritaTerkait
Operasi 100 Hari Judi di Medan 3 Kecamatan Masuk Zona Merah, Ini Daftarnya
Dukung Ketahanan Pangan, Polrestabes Medan Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Satgas Pangan Polri Pastikan Harga dan Stok Bapokting Stabil Jelang Ramadhan
Langkah Tegas Kombes Jean Calvijn Sikat Mafia BBM, Amankan Belasan Ton Solar Subsidi
Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Mafia BBM Subsidi, 14 Ton Solar  Disita,  10 Tersangka Diamankan
Hingga Dini Hari, Brimob Polda Sumut Intensifkan Patroli KRYD Cegah Kejahatan Jalanan
komentar
beritaTerbaru