Bob Andika Sitepu Minta Kepala Daerah Berkreasi Mencari Anggaran Untuk Pembangunan Daerah
Posmetro Medan, Binjai DPC PDI Perjuangan Kota Binjai menggelar Musyawarah Cabang SeKota Binjai serta Pendidikan Politik Bagi Pengurus A
Politik 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan— Manajemen Rumah Sakit Bunda Thamrin akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pasien yang disebut-sebut dipulangkan dalam kondisi lemah.
Video tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat dan warganet, yang mempertanyakan alasan rumah sakit memulangkan pasien yang tampak belum sepenuhnya pulih.
Menanggapi hal tersebut, pihak rumah sakit melalui dr. Purnama M.K.N selaku perwakilan manajemen menyampaikan bahwa keputusan memulangkan pasien telah dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan rekomendasi dokter yang merawat.
Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa kondisi pasien dinilai sudah cukup stabil untuk menjalani perawatan lanjutan secara rawat jalan, sesuai dengan prosedur dan penilaian klinis yang berlaku di rumah sakit.
"Pasien tersebut adalah penderita stroke yang memang membutuhkan proses pengobatan jangka panjang dan berkesinambungan. Setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, tim dokter melihat adanya perbaikan kondisi yang signifikan sehingga pasien diperbolehkan melanjutkan pengobatan rawat jalan di rumah. Keputusan ini tentu tidak diambil sembarangan, tetapi berdasarkan observasi medis yang mendalam," jelas dr. Purnama dalam keterangan pers di Medan, Senin (11/11/2025).
Baca Juga:
Lebih lanjut, dr. Purnama menjelaskan kronologi penanganan pasien sejak awal masuk hingga dipulangkan. Ia menyebutkan bahwa pada tanggal 29 Oktober 2025, pasien tersebut awalnya ditempatkan di kamar kelas dua karena seluruh kamar di rumah sakit dalam kondisi penuh. Penempatan tersebut juga telah dikonfirmasi dan disetujui oleh pihak keluarga pasien.
Beberapa hari kemudian, tepatnya ketika istri pasien, Ibu Untung, mengalami penurunan kondisi kesehatan, rumah sakit segera memindahkan pasien ke ruangan HCU (High Care Unit) atau semi ICU untuk mendapatkan perawatan intensif selama tiga hari.
"Di ruangan HCU, pasien kami berikan pemantauan ketat dan penanganan maksimal agar kondisinya segera stabil," ungkap dr. Purnama.
Setelah menunjukkan perkembangan positif dan dinilai mengalami peningkatan kondisi oleh tim medis, pasien dipindahkan kembali ke ruang rawat biasa. Namun karena seluruh kamar kelas satu masih dalam kondisi penuh, pasien dititipkan sementara di kamar 908, yang merupakan kamar dengan klasifikasi Super VIP. Kamar tersebut hanya diisi satu pasien dengan satu tempat tidur tambahan bagi anggota keluarga yang menjaga.
"Pasien dirawat di kamar 908 sejak tanggal 1 November sampai 4 November 2025. Selama periode tersebut, pasien terus mendapatkan perawatan intensif dan pemantauan rutin dari tenaga medis kami. Setelah dinilai cukup stabil, dokter yang menangani kemudian memberikan izin untuk pasien melanjutkan pengobatan rawat jalan," tambahnya.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa semua tindakan medis dan administrasi terhadap pasien telah dilakukan sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP) dan dengan pertimbangan profesional. Tidak ada unsur kelalaian atau pemaksaan terhadap keluarga pasien untuk memulangkan pasien.
"Rumah Sakit Bunda Thamrin senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien tanpa membedakan latar belakang atau kemampuan ekonomi. Kami juga selalu mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan pasien dalam setiap proses perawatan," tegas dr. Purnama.
Terkait video yang beredar luas di media sosial, pihak rumah sakit mengimbau masyarakat agar tidak langsung menarik kesimpulan tanpa mengetahui fakta sebenarnya. Manajemen juga membuka ruang komunikasi bagi keluarga pasien dan publik yang ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
"Kami sangat memahami keresahan masyarakat setelah melihat video tersebut. Namun perlu kami luruskan bahwa semua keputusan yang diambil oleh pihak rumah sakit dilakukan atas dasar pertimbangan medis dan kondisi faktual pasien. Kami siap memberikan klarifikasi lebih lanjut apabila dibutuhkan," tutupnya.
Dengan adanya penjelasan ini, RS Bunda Thamrin berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Rumah sakit juga berkomitmen terus meningkatkan pelayanan serta memperkuat komunikasi dengan keluarga pasien agar tidak terjadi kesalahpahaman di masa mendatang.(REZ)
Posmetro Medan, Binjai DPC PDI Perjuangan Kota Binjai menggelar Musyawarah Cabang SeKota Binjai serta Pendidikan Politik Bagi Pengurus A
Politik 2 jam lalu
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 6 jam lalu
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan NilaiNilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke80.
Medan 6 jam lalu
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 10 jam lalu
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 10 jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport 11 jam lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 21 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 21 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 23 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 23 jam lalu