Kamis, 13 Agustus 2026

Kerahkan Personel Jaga 24 Jam, Pungli di Sidebuk-Debuk Disikat

Faliruddin Lubis - Minggu, 28 Juni 2026 10:25 WIB
Kerahkan Personel Jaga 24 Jam, Pungli di Sidebuk-Debuk Disikat
DOK.IST
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan personel gabungan untuk bergerak cepat memberantas praktik pungutan liar (Pungli) di kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo, Jumat (26/06/2026).

POSMETRO MEDAN,Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bergerak cepat memberantas praktik pungutan liar (Pungli) yang selama ini meresahkan wisatawan di kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo.

Atas arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution, personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan selama 24 jam di akses masuk menuju kawasan wisata tersebut.

Langkah tersebut mulai dilakukan sejak Jumat malam (26/6/2026). Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sumut Dr Moettaqien Hasrimi SSTP.M SI kepada wartawan di Medan, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga:

Sebagai informasi, praktik pungutan liar di jalur menuju kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk telah lama dikeluhkan masyarakat dan wisatawan karena mengganggu kenyamanan serta citra pariwisata Sumut.

"Arahan Pak Gubernur untuk kami Satpol PP Sumut menjaga area jalan menuju wilayah pemandian air panas, kami kerahkan tim gabungan skala besar," kata Moettaqien.

Baca Juga:

Sebanyak 45 personel gabungan diterjunkan, terdiri atas 25 personel Satpol PP Provinsi Sumut dan 20 personel Satpol PP Kabupaten Karo. Mereka ditempatkan di tiga pos strategis untuk mengamankan akses menuju kawasan wisata sekaligus memutus praktik pungli yang selama ini kerap menyasar wisatawan, terutama pada malam hari.

Pada awal pelaksanaan pengamanan, petugas sempat menghadapi ketegangan. Sejumlah oknum masih nekat melakukan pungutan liar di tepi jalan. Bahkan, mereka diduga melakukan aksi premanisme dengan mengintimidasi pengunjung, mengancam menggunakan senjata tajam, hingga melempari kendaraan wisatawan yang melintas.

Menghadapi kondisi tersebut, personel Satpol PP Sumut bertindak tegas dengan menghentikan seluruh aktivitas pungutan liar dan memberikan peringatan agar praktik serupa tidak kembali terjadi.

"Kegiatan pungutan liar berhasil dihentikan saat itu juga, kami juga memastikan kembali bahwa kegiatan pungli tidak lagi ada, dan hasilnya sudah tidak ada," ujar Moettaqien.

Saat ini, personel gabungan masih disiagakan di pos-pos pengamanan menuju kawasan Sidebuk-Debuk untuk memastikan arahan Gubernur Bobby Nasution benar-benar terlaksana, yakni tidak ada lagi praktik pungutan liar yang merugikan wisatawan.

Tags
beritaTerkait
Tiga Hari Usai Divaksin Siswa SD Meninggal Dunia, Keluarga Masih tak Terima
Polres Karo Berduka, 2 Bhayangkara Berpulang, Jonsen Sitanggang dan Ferdinand Sembiring
Gunung Sinabung Kembali Keluarkan Kepulan Asap Kawah, Status Tetap Level II Waspada
Satresnarkoba Polres Karo Sita Sabu 4,5 Gram di Pinggir Jalan, Warga Desa Sukanalu 'Gol'
Polres Karo Tangkap Pelaku Pungli di Kawasan , 3 Orang Dijebloskan ke Sel
Forkopimcam Tigabinanga Bagikan dan Pasang Bendera Merah Putih di Kendaraan Warga
komentar
beritaTerbaru