Rico Waas : Organisasi Kekeluargaan Harus Dukung Pembangunan Daerah
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara menyatakan kekecewaan mendalam atas bobroknya sistem pengawasan di Pemerintah Kota Medan setelah dua kepala dinas ditangkap dalam kasus dugaan korupsi. Ketua Bidang Eksternal HMI Sumut, Ahmad Fuadi Nasution, menegaskan bahwa peristiwa ini adalah bukti telanjang gagalnya Kepala Inspektorat Kota Medan menjalankan mandatnya.
"Penangkapan dua kadis ini bukan kejadian biasa. Ini adalah bukti bahwa fungsi pengawasan Inspektorat Medan lumpuh total. Seharusnya Inspektorat menjadi benteng pertama pencegahan korupsi, bukan justru membiarkan penyimpangan bertahun-tahun hingga aparat penegak hukum yang harus turun tangan," tegas Fuadi dalam pernyataan sikap HMI Sumut yang dirilis, Selasa (18/11/2025).
HMI Sumut menilai Inspektorat Kota Medan telah gagal memastikan anggaran daerah dikelola sesuai aturan. Menurut Fuadi, kelalaian tersebut membuka ruang bagi pejabat untuk melakukan korupsi dengan leluasa.
"Kalau Inspektorat bekerja profesional, sistematis, dan independen, korupsi tidak akan berkembang sebebas ini. Fakta bahwa dua kepala dinas bisa terjerat korupsi sekaligus menunjukkan bahwa Inspektorat memang tidak menjalankan fungsinya. Ini bukan sekadar ketidaktelitian, ini kelalaian serius," kritiknya.
HMI Sumut juga menyoroti dugaan nepotisme dalam pengangkatan Kepala Inspektorat Kota Medan, yang sejak awal dinilai janggal dan tidak transparan. Menurut mereka, proses yang kabur ini menghasilkan pejabat yang tidak independen.
"Kami melihat jelas adanya aroma nepotisme dalam penunjukan Kepala Inspektorat. Proses pelantikan yang penuh kejanggalan membuat jabatan strategis ini tidak diisi oleh sosok yang layak. Pengawasan yang lemah hari ini tidak bisa dilepaskan dari proses yang penuh kepentingan tersebut," ujar Fuadi.
Di sisi lain, HMI Sumut memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Medan yang dinilai berani, tegas, dan tidak pandang bulu dalam mengusut kasus korupsi tersebut.
"Kejari Medan patut mendapat apresiasi. Di tengah lemahnya pengawasan internal, Kejari justru hadir menunjukkan komitmen kuat memberantas korupsi. Langkah cepat dan berani ini harus didukung penuh masyarakat," tegas Fuadi.
HMI Sumut mendesak Pemerintah Kota Medan untuk segera melakukan evaluasi total terhadap Inspektorat, Terkhusus Kepala Inspektorat Medan termasuk memeriksa ulang integritas dan kapabilitas pimpinan lembaga tersebut. Kami menilai pembenahan tidak bisa ditunda lagi.
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 3 jam lalu
Polisi Gagalkan Peredaran 4,2 Kg Sabu Jaringan Internasional di Asahan.
Kriminal 5 jam lalu
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 10 jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 11 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan kemarin
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa kemarin
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa kemarin
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global kemarin
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional kemarin