Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman.
Medan 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara menyatakan kekecewaan mendalam atas bobroknya sistem pengawasan di Pemerintah Kota Medan setelah dua kepala dinas ditangkap dalam kasus dugaan korupsi. Ketua Bidang Eksternal HMI Sumut, Ahmad Fuadi Nasution, menegaskan bahwa peristiwa ini adalah bukti telanjang gagalnya Kepala Inspektorat Kota Medan menjalankan mandatnya.
"Penangkapan dua kadis ini bukan kejadian biasa. Ini adalah bukti bahwa fungsi pengawasan Inspektorat Medan lumpuh total. Seharusnya Inspektorat menjadi benteng pertama pencegahan korupsi, bukan justru membiarkan penyimpangan bertahun-tahun hingga aparat penegak hukum yang harus turun tangan," tegas Fuadi dalam pernyataan sikap HMI Sumut yang dirilis, Selasa (18/11/2025).
HMI Sumut menilai Inspektorat Kota Medan telah gagal memastikan anggaran daerah dikelola sesuai aturan. Menurut Fuadi, kelalaian tersebut membuka ruang bagi pejabat untuk melakukan korupsi dengan leluasa.
"Kalau Inspektorat bekerja profesional, sistematis, dan independen, korupsi tidak akan berkembang sebebas ini. Fakta bahwa dua kepala dinas bisa terjerat korupsi sekaligus menunjukkan bahwa Inspektorat memang tidak menjalankan fungsinya. Ini bukan sekadar ketidaktelitian, ini kelalaian serius," kritiknya.
HMI Sumut juga menyoroti dugaan nepotisme dalam pengangkatan Kepala Inspektorat Kota Medan, yang sejak awal dinilai janggal dan tidak transparan. Menurut mereka, proses yang kabur ini menghasilkan pejabat yang tidak independen.
"Kami melihat jelas adanya aroma nepotisme dalam penunjukan Kepala Inspektorat. Proses pelantikan yang penuh kejanggalan membuat jabatan strategis ini tidak diisi oleh sosok yang layak. Pengawasan yang lemah hari ini tidak bisa dilepaskan dari proses yang penuh kepentingan tersebut," ujar Fuadi.
Di sisi lain, HMI Sumut memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Medan yang dinilai berani, tegas, dan tidak pandang bulu dalam mengusut kasus korupsi tersebut.
"Kejari Medan patut mendapat apresiasi. Di tengah lemahnya pengawasan internal, Kejari justru hadir menunjukkan komitmen kuat memberantas korupsi. Langkah cepat dan berani ini harus didukung penuh masyarakat," tegas Fuadi.
HMI Sumut mendesak Pemerintah Kota Medan untuk segera melakukan evaluasi total terhadap Inspektorat, Terkhusus Kepala Inspektorat Medan termasuk memeriksa ulang integritas dan kapabilitas pimpinan lembaga tersebut. Kami menilai pembenahan tidak bisa ditunda lagi.
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman.
Medan 5 menit lalu
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 27 menit lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 14 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pertemuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Rumah
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai sosial kontrol, media massa merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di pusat maupun daerah. Unt
Medan 16 jam lalu
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Enam Orang Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Narkoba.
Medan 16 jam lalu
2 Pelaku Begal Pelajar SMA 5 Binjai Beraksi Secara Mobile di Jalanan.
Kriminal 16 jam lalu