Alasan ini jugalah membuat dirinya senang dan merasa terbantu dengan adanya JMSI yang bisa berkontribusi untuk membangkitkan kembali kejayaan Tembakau Deli lewat pemberitaan yang positif.
"Sesuai program pemerintah PTPN I telah menyentuh hilirisasi. Karena menggunakan tembakau dari seluruh nusantara. Kami berharap ikut mengembalikan kejayaan Tembakau Deli," ucapnya.
Baca Juga:
Disinggung Tembakau Deli hanya menyiapkan wrapper, dirinya menjelaskan jika wrapper Deli tidak ada tandingannya.
"Terasa paripurnalah Cerutu itu jika pakai Wrapper Deli, tidak ada yang mengimbanginya," katanya.
Baca Juga:
Sementara pengamat Ekonomi, Gunawan Benjamin melihat tiga faktor alasan memudarnya Tembakau Deli.
" Pertama ekonomis harga yang tidak stabil dan keuntungan menurun. Kedua, alih fungsi lahan yang membuat pertumbuhan tembaku berubah menjadi sawit, pemukiman dan infrastruktur sehingga area tanam menyusut," sebut Benjamin.
Dan terakhir sambungnya yakni persaingan global.
"Permintaan ekspor menurun dan pasar internasional semakin kompetitif. Selain itu perlunya kebijakan pemerintah terkait regulasi untuk melindungi industri tembakau Deli, sehingga nilainya lebih tinggi agar persidangan tidak hanya cerita kuantitas tapi juga kualitas," ucapnya
Dirinya juga menekankan perlunya membangun industri hilirisasi agar bisa kompetitif setelah alih fungsi lahan dan penurunan permintaan ekspor.
Sementara Rahudman mantan Walikota Medan yang pernah bertindak sebagai pemangku kebijakan kota Medan menilai Tembakau Deli sebagai komoditas luar biasa.
Tags
beritaTerkait
komentar