Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Dugaan kasus pemerasan yang menyeret oknum wartawan berinisial LS ternyata bukan satu-satunya perkara yang membelitnya.
LS juga dilaporkan dalam kasus penganiayaan oleh Leo Sihombing, yang merupakan keluarga dari tersangka Dito.
Fakta tersebut terungkap setelah seorang saksi berinisial Pi (19) pulang dari Polrestabes Medan. Perempuan berbaju merah itu mengaku baru saja dimintai keterangan oleh penyidik terkait dugaan penganiayaan yang turut melibatkan LS.
Baca Juga:
Pi menjelaskan bahwa ia bekerja di sebuah toko ponsel milik keluarga LS di daerah Tuntungan. Kejadian bermula ketika rekannya, Dito, diduga mencuri barang dari toko tersebut. LS kemudian menanyai Pi mengenai keberadaan Dito.
"Aku dibentak-bentak dan ditunjuk-tunjuk. Mungkin karena aku akrab dengan Dito," ungkap Pi saat ditemui pada Jumat (5/12/2025).
Baca Juga:
Pi mengaku tidak mengetahui keberadaan Dito dan menolak tuduhan bahwa dirinya bekerja sama dengan Dito. Namun LS dan rekannya, PS, tetap membawanya ke Polsek Pancurbatu. Di sana ia kembali ditekan agar mengakui keterlibatan dalam dugaan pencurian tersebut.
"Di Polsek aku dipaksa ngaku. Tapi aku tidak mau karena memang tidak terlibat. Ada polisi bernama Pak Sinto, mereka bilang 'borgol saja', tapi Pak Sinto menolak karena aku memang tidak salah," ujar Pi.
Beberapa hari kemudian, Pi kembali diminta bekerja di toko tersebut. Saat bekerja, ia mendapat pesan dari Dito. Ia lalu melapor kepada PS, yang kemudian memintanya memancing Dito agar mau bertemu.
Pertemuan pun terjadi di sebuah hotel yang lokasi dan kamar nomornya ditentukan oleh LS. Namun saat Pi dan Dito tiba di kamar, LS, PS, dan seorang rekan mereka langsung masuk dan memukuli Dito, kemudian menyeretnya ke mobil untuk dibawa ke Polsek.
"Setelah kejadian itu, LS terus menghubungiku dan bahkan datang ke rumah. Orangtuaku sampai ketakutan. Seperti diintimidasi. Rumahku juga difoto-foto. Sekarang aku tidak bekerja lagi di sana. Semua sudah aku ceritakan ke polisi," tutur Pi.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro, membenarkan adanya laporan terhadap PS, LS, dan rekan mereka.
"Ada. Penganiayaan bersama-sama dilaporkan," tegasnya. (RED/*)
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 3 jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 4 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 18 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 21 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 22 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 23 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 23 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 24 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal kemarin