Empat Kandidat Bertarung pada Pilkades, Rekam Jejak dan Integritas Kandidat Disorot
POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasu
Sumut 33 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Drs. Safwan Khayat, angkat bicara terkait kasus tragis yang melibatkan seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang diduga membunuh ibu kandungnya dengan 20 luka tusukan di kawasan Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (10/12/2025).
Safwan Khayat menilai kasus ini harus ditangani dengan sangat hati-hati, mengingat pelaku masih di bawah umur dan masih berada pada masa perkembangan psikologis yang rawan.
Menurutnya, perlu ada pendalaman khusus dalam proses pemeriksaan. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan anak sebaiknya dilakukan oleh polisi wanita (Polwan) yang profesional, memiliki kemampuan pendekatan terhadap anak, serta memahami situasi psikologis korban maupun pelaku.
Baca Juga:
"Dalam kasus seperti ini, pemeriksaan anak harus dilakukan dengan cara yang sangat khusus. Polwan profesional sebaiknya dilibatkan, dan pemeriksaan wajib menghadirkan psikolog untuk menggali kondisi mental dan emosional anak tersebut," ujar Safwan Khayat.
Ia juga meragukan kemungkinan teknis bahwa seorang anak perempuan berusia 12 tahun mampu melakukan aksi penusukan sebanyak 20 kali tanpa adanya faktor lain. Menurutnya, dugaan ini membutuhkan kajian lebih mendalam dari pihak berwenang.
"Secara logika, sulit membayangkan anak seusia itu mampu melakukan penusukan sebanyak 20 kali. Ini perlu ditelusuri secara ilmiah dan profesional. Jangan ada asumsi sebelum penyelidikan lengkap," tegasnya.
Selain itu, Safwan Khayat menyoroti lemahnya perhatian pemerintah Kota Medan terhadap persoalan anak, baik dari sisi pengawasan, pembinaan mental, maupun pencegahan kekerasan dalam keluarga.
"Kasus ini menunjukkan bahwa pemerintah Kota Medan belum maksimal dalam mengatasi persoalan anak. Mulai dari pendidikan karakter, kondisi sosial keluarga, hingga penyediaan ruang konseling masih jauh dari memadai," ungkapnya.
Ia berharap kasus ini menjadi momentum bagi seluruh pihak—pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga perlindungan anak, serta masyarakat—untuk lebih serius melakukan langkah pencegahan kekerasan dan memastikan perlindungan anak di Kota Medan.
(Rez)
POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasu
Sumut 33 menit lalu
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus meningkatkan kualitas fasilitas publik dengan menjawab kebutuhan penerangan jalan di se
Medan 14 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus mendorong penataan ruang publik yang berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bag
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengemban
Sumut 15 jam lalu
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 16 jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 17 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 17 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 17 jam lalu