Desa Kuta Tinggi Terima Kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 25 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – YouTuber Abah Safwan Khayat menyoroti dugaan ketimpangan penegakan hukum di Indonesia melalui tayangan di kanal YouTube miliknya.
Dalam video tersebut, ia membandingkan penanganan kasus penjual es keliling dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut telah menelan banyak korban.
Abah Safwan mengungkapkan keprihatinannya terhadap penangkapan Sudrajat, seorang penjual es keliling yang dituding menjual es berbahan gabus atau spons yang diduga berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga:
Menurutnya, tudingan tersebut masih sebatas dugaan, namun Sudrajat langsung diamankan aparat dan diperlakukan secara represif.
"Ini baru dugaan, tapi langsung ditangkap. Padahal beliau sudah puluhan tahun berjualan dan tidak pernah menimbulkan korban," ujar Abah Safwan dalam videonya. Ia menyebut perlakuan tersebut mencerminkan hukum yang keras terhadap rakyat kecil.
Baca Juga:
Di sisi lain, Abah Safwan menyoroti program Makan Bergizi Gratis yang dilaporkan menyebabkan banyak siswa jatuh sakit hingga harus dirawat di rumah sakit. Ia menyebut jumlah korban mencapai ribuan orang, namun hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Korban MBG berjatuhan di mana-mana, tapi tidak ada yang diproses hukum. Tidak ada yang ditahan. Ini yang membuat publik bertanya-tanya," katanya.
Ia juga menyinggung anggaran MBG yang disebut sebesar Rp15.000 per porsi. Namun menurut informasi yang beredar, nilai makanan yang diterima siswa diduga jauh di bawah angka tersebut, bahkan diperkirakan hanya sekitar Rp6.500 per porsi. Abah Safwan mempertanyakan ke mana sisa anggaran tersebut mengalir.
Dalam tayangan itu, ia juga menampilkan contoh menu MBG yang dinilainya tidak layak disebut bergizi, seperti ikan lele berukuran kecil dan kurus serta potongan semangka yang sangat tipis. "Apakah ini layak disebut makanan bergizi?" ujarnya.
Lebih lanjut, Abah Safwan menyampaikan bahwa sejumlah orang tua murid di beberapa sekolah disebut telah berani mengambil sikap dengan menghentikan program MBG di sekolah mereka. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak.
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 25 menit lalu
Pengedar Sabu di Pandan Diringkus Sat Resnarkoba Polres Tapteng
Kriminal satu jam lalu
Sekda Kota Sibolga Hadiri Flag Off Fun Walk Pekan QRIS Nasional 2026.
Sumut 2 jam lalu
Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Peristiwa 2 jam lalu
Tongkat Komando Berganti, TNIPolri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Siantar Martoba.
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar Rapat Pelaksanaan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah Kota M
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, melakukan kunjungan balasan ke Kantor Cabang B
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan Medan Meriyawaty Amelia Prasetio, yang akrab disapa Bunda Yin terpilih sebagai Ketua DPD WALUBI Sumatera Utara periode 20
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Duka mendalam menyelimuti keluarga Felicia Karo Sekali (11), warga Desa Seberaya, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo
Peristiwa 9 jam lalu
Bupati Dairi Tekankan Sinergi dan Pendekatan Persuasif Tangani Klaim Kawasan Hutan.
Sumut 9 jam lalu