Austria Imbang Lawan Aljazair, Iran Pulang Kampung
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 55 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – YouTuber Abah Safwan Khayat menyoroti dugaan ketimpangan penegakan hukum di Indonesia melalui tayangan di kanal YouTube miliknya.
Dalam video tersebut, ia membandingkan penanganan kasus penjual es keliling dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut telah menelan banyak korban.
Abah Safwan mengungkapkan keprihatinannya terhadap penangkapan Sudrajat, seorang penjual es keliling yang dituding menjual es berbahan gabus atau spons yang diduga berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga:
Menurutnya, tudingan tersebut masih sebatas dugaan, namun Sudrajat langsung diamankan aparat dan diperlakukan secara represif.
"Ini baru dugaan, tapi langsung ditangkap. Padahal beliau sudah puluhan tahun berjualan dan tidak pernah menimbulkan korban," ujar Abah Safwan dalam videonya. Ia menyebut perlakuan tersebut mencerminkan hukum yang keras terhadap rakyat kecil.
Baca Juga:
Di sisi lain, Abah Safwan menyoroti program Makan Bergizi Gratis yang dilaporkan menyebabkan banyak siswa jatuh sakit hingga harus dirawat di rumah sakit. Ia menyebut jumlah korban mencapai ribuan orang, namun hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Korban MBG berjatuhan di mana-mana, tapi tidak ada yang diproses hukum. Tidak ada yang ditahan. Ini yang membuat publik bertanya-tanya," katanya.
Ia juga menyinggung anggaran MBG yang disebut sebesar Rp15.000 per porsi. Namun menurut informasi yang beredar, nilai makanan yang diterima siswa diduga jauh di bawah angka tersebut, bahkan diperkirakan hanya sekitar Rp6.500 per porsi. Abah Safwan mempertanyakan ke mana sisa anggaran tersebut mengalir.
Dalam tayangan itu, ia juga menampilkan contoh menu MBG yang dinilainya tidak layak disebut bergizi, seperti ikan lele berukuran kecil dan kurus serta potongan semangka yang sangat tipis. "Apakah ini layak disebut makanan bergizi?" ujarnya.
Lebih lanjut, Abah Safwan menyampaikan bahwa sejumlah orang tua murid di beberapa sekolah disebut telah berani mengambil sikap dengan menghentikan program MBG di sekolah mereka. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak.
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 55 menit lalu
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan NilaiNilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke80.
Medan 60 menit lalu
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 4 jam lalu
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport 5 jam lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 17 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 18 jam lalu