Jembatan Rambing Putus dan Permukiman Tergenang Akibat Banjir di Tukka dan Pandan
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – YouTuber Abah Safwan Khayat menyoroti dugaan ketimpangan penegakan hukum di Indonesia melalui tayangan di kanal YouTube miliknya.
Dalam video tersebut, ia membandingkan penanganan kasus penjual es keliling dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut telah menelan banyak korban.
Abah Safwan mengungkapkan keprihatinannya terhadap penangkapan Sudrajat, seorang penjual es keliling yang dituding menjual es berbahan gabus atau spons yang diduga berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga:
Menurutnya, tudingan tersebut masih sebatas dugaan, namun Sudrajat langsung diamankan aparat dan diperlakukan secara represif.
"Ini baru dugaan, tapi langsung ditangkap. Padahal beliau sudah puluhan tahun berjualan dan tidak pernah menimbulkan korban," ujar Abah Safwan dalam videonya. Ia menyebut perlakuan tersebut mencerminkan hukum yang keras terhadap rakyat kecil.
Baca Juga:
Di sisi lain, Abah Safwan menyoroti program Makan Bergizi Gratis yang dilaporkan menyebabkan banyak siswa jatuh sakit hingga harus dirawat di rumah sakit. Ia menyebut jumlah korban mencapai ribuan orang, namun hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Korban MBG berjatuhan di mana-mana, tapi tidak ada yang diproses hukum. Tidak ada yang ditahan. Ini yang membuat publik bertanya-tanya," katanya.
Ia juga menyinggung anggaran MBG yang disebut sebesar Rp15.000 per porsi. Namun menurut informasi yang beredar, nilai makanan yang diterima siswa diduga jauh di bawah angka tersebut, bahkan diperkirakan hanya sekitar Rp6.500 per porsi. Abah Safwan mempertanyakan ke mana sisa anggaran tersebut mengalir.
Dalam tayangan itu, ia juga menampilkan contoh menu MBG yang dinilainya tidak layak disebut bergizi, seperti ikan lele berukuran kecil dan kurus serta potongan semangka yang sangat tipis. "Apakah ini layak disebut makanan bergizi?" ujarnya.
Lebih lanjut, Abah Safwan menyampaikan bahwa sejumlah orang tua murid di beberapa sekolah disebut telah berani mengambil sikap dengan menghentikan program MBG di sekolah mereka. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,LUBUK PAKAM Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deli Serdang menggelar Pelatihan Konten Kreator Kehumasan untuk mening
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,PERCUT SEI TUAN Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretar
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kabupaten Deli Serdang menampilkan beragam produk kerajinan dan karya perajin
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 12 jam lalu
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 14 jam lalu
Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H. salah satu perwira menengah Polri yang memiliki perjalanan karir yang cukup menarik.
Profil 15 jam lalu
Polres Tanjungbalai resmi menyerahkan penggunaan Jembatan Merah Putih Presisi kepada masyarakat di Jalan Lingkar Selatan.
Sumut 16 jam lalu
Polda Sumut dan Polres Humbahas Tetapkan 24 Tersangka Kasus Penyerangan di Matiti Humbahas
Peristiwa 17 jam lalu
TNI AL (Posal) Polewali Mandar, Lanal Mamuju mengamankan warga Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, beserta barang bukti narkoba.
Inter-Nasional 18 jam lalu