Pernyataan HBB ini sejalan dengan temuan lembaga swadaya masyarakat seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), yang sejak lama menempatkan PT TPL sebagai salah satu entitas penyebab utama kerusakan lingkungan di wilayah tersebut.
Lamsiang menutup pernyataannya dengan seruan tunggal kepada pemerintah agar menghentikan segala rencana audit dan segera mengambil tindakan tegas.
Baca Juga:
"Kami menyatakan segera tutup TPL. Tak ada lagi audit-audit. Perusahaan lain langsung dicabut. Sekali lagi kami minta tutup TPL," pungkasnya.( dam)
Tags
beritaTerkait
komentar