Polres Labusel Gagalkan Transaksi Sabu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Selatan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan pe
Kriminal 23 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitompul, sampaikan pernyataan keras kepada Presiden dan Menteri Kehutanan terkait rencana pemerintah melakukan audit terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL). HBB secara tegas menolak langkah audit tersebut dan mendesak pemerintah untuk langsung mencabut izin operasional perusahaan.
Menurut Lamsiang, proses audit hanya akan menjadi "akal-akalan" pemerintah untuk mengulur waktu dan menyelamatkan perusahaan dari penutupan
Baca Juga:
Lamsiang menyoroti adanya ketimpangan perlakuan antara PT TPL dengan perusahaan-perusahaan lain yang bermasalah. Ia mempertanyakan mengapa Kementerian Kehutanan bisa langsung mencabut 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) seluas 21 juta hektar tanpa melalui proses audit yang berbelit, namun tidak melakukan hal yang sama terhadap PT TPL.
"Kenapa yang lain dicabut? Kok si TPL ini seperti diistimewakan? Yang lain kan langsung dicabut, kok TPL diaudit? Hanya TPL yang diaudit," ujar Lamsiang, Rabu (17/12/2025).
Ia juga menyinggung dugaan adanya relasi kedekatan antara pemilik perusahaan dengan lingkaran kekuasaan sebagai alasan di balik perlakuan khusus tersebut.
"Apakah juga karena kedekatan saudaranya Pak Prabowo dengan pemilik TPL ini, sehingga ini diistimewakan?" lanjutnya.
HBB menilai data mengenai kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh operasional perusahaan sudah lebih dari cukup, sehingga audit teknis tidak lagi diperlukan. Lamsiang memaparkan rentetan bencana yang diduga kuat berkaitan dengan kerusakan ekosistem di wilayah operasional tersebut.
Bencana Alam: Banjir bandang yang mengakibatkan kerusakan masif. Korban Jiwa: Ribuan orang meninggal dunia dan ratusan lainnya hilang. Kerugian Materiil: Ribuan rumah hanyut tertutup lumpur, serta hancurnya sawah, ladang, jalan, jembatan, hingga fasilitas pendidikan.
"Menurut kami tidak ada lagi yang perlu diaudit. Banjir bandang dan kerusakan... kurang apa lagi?" tegas Lamsiang.
Pernyataan HBB ini sejalan dengan temuan lembaga swadaya masyarakat seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), yang sejak lama menempatkan PT TPL sebagai salah satu entitas penyebab utama kerusakan lingkungan di wilayah tersebut.
Lamsiang menutup pernyataannya dengan seruan tunggal kepada pemerintah agar menghentikan segala rencana audit dan segera mengambil tindakan tegas.
"Kami menyatakan segera tutup TPL. Tak ada lagi audit-audit. Perusahaan lain langsung dicabut. Sekali lagi kami minta tutup TPL," pungkasnya.( dam)
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Selatan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan pe
Kriminal 23 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Utara Polda Sumut melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus
Kriminal 31 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Polda Sumut bersama jajaran terus menggencarkan perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Dalam kurun
Kriminal 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Aparat gabungan bergerak cepat membubarkan aksi tawuran yang terjadi di kawasan Jalan TM Pahlawan, Lorong Papan, Ke
Kriminal 42 menit lalu
The Gunners resmi menasbihkan diri sebagai kampiun Premier League setelah menanti selama lebih dari dua dekade.
Sport 52 menit lalu
Sabu Hampir 1 Ons Gagal Edar, Satres Narkoba Polres Labusel Gulung Dua Kurir, Kejar Bandar Besar Rantauprapat.
Sumut satu jam lalu
22 Tahun Menanti, Arsenal Juara Liga Inggris, Arteta Borong Rekor.
Sport 2 jam lalu
Guntur Sugoro (41), satpam dapur MBG di Kota Medan, jadi korban percobaan perampokan di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Peristiwa 2 jam lalu
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei sebagai momentum mengenang semangat perjuangan bangsa Indonesia.
Medan 3 jam lalu
Calon Mahasiswa Asal Nias Disambut di DPRD Sibolga.
Sumut 12 jam lalu