USU Minta Petugas Keamanan Pegang Teguh 3 Prinsip Dasar Ini
USU Minta Petugas Keamanan Pegang Teguh 3 Prinsip Dasar Ini
Medan 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitompul, sampaikan pernyataan keras kepada Presiden dan Menteri Kehutanan terkait rencana pemerintah melakukan audit terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL). HBB secara tegas menolak langkah audit tersebut dan mendesak pemerintah untuk langsung mencabut izin operasional perusahaan.
Menurut Lamsiang, proses audit hanya akan menjadi "akal-akalan" pemerintah untuk mengulur waktu dan menyelamatkan perusahaan dari penutupan
Baca Juga:
Lamsiang menyoroti adanya ketimpangan perlakuan antara PT TPL dengan perusahaan-perusahaan lain yang bermasalah. Ia mempertanyakan mengapa Kementerian Kehutanan bisa langsung mencabut 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) seluas 21 juta hektar tanpa melalui proses audit yang berbelit, namun tidak melakukan hal yang sama terhadap PT TPL.
"Kenapa yang lain dicabut? Kok si TPL ini seperti diistimewakan? Yang lain kan langsung dicabut, kok TPL diaudit? Hanya TPL yang diaudit," ujar Lamsiang, Rabu (17/12/2025).
Ia juga menyinggung dugaan adanya relasi kedekatan antara pemilik perusahaan dengan lingkaran kekuasaan sebagai alasan di balik perlakuan khusus tersebut.
"Apakah juga karena kedekatan saudaranya Pak Prabowo dengan pemilik TPL ini, sehingga ini diistimewakan?" lanjutnya.
HBB menilai data mengenai kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh operasional perusahaan sudah lebih dari cukup, sehingga audit teknis tidak lagi diperlukan. Lamsiang memaparkan rentetan bencana yang diduga kuat berkaitan dengan kerusakan ekosistem di wilayah operasional tersebut.
Bencana Alam: Banjir bandang yang mengakibatkan kerusakan masif. Korban Jiwa: Ribuan orang meninggal dunia dan ratusan lainnya hilang. Kerugian Materiil: Ribuan rumah hanyut tertutup lumpur, serta hancurnya sawah, ladang, jalan, jembatan, hingga fasilitas pendidikan.
"Menurut kami tidak ada lagi yang perlu diaudit. Banjir bandang dan kerusakan... kurang apa lagi?" tegas Lamsiang.
Pernyataan HBB ini sejalan dengan temuan lembaga swadaya masyarakat seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), yang sejak lama menempatkan PT TPL sebagai salah satu entitas penyebab utama kerusakan lingkungan di wilayah tersebut.
Lamsiang menutup pernyataannya dengan seruan tunggal kepada pemerintah agar menghentikan segala rencana audit dan segera mengambil tindakan tegas.
"Kami menyatakan segera tutup TPL. Tak ada lagi audit-audit. Perusahaan lain langsung dicabut. Sekali lagi kami minta tutup TPL," pungkasnya.( dam)
USU Minta Petugas Keamanan Pegang Teguh 3 Prinsip Dasar Ini
Medan 40 menit lalu
Sungai Aek Doras di Sibolga Terancam Meluap, Walikota Saksikan Tumpukan Batu Picu Pendangkalan.
Sumut 54 menit lalu
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Data Warga Masuk ke Aplikasi Parlinsos.
Sumut satu jam lalu
Polsek Medan Timur Bantu Warga Sesak Nafas ke RS Imelda.
Medan satu jam lalu
Tinggal Serumah Sejak SD, Remaja 13 Tahun di Tapanuli Tengah Dicabuli Kakek Tiri.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Persoalan pemadaman listrik yang berulang kali dikeluhkan masyarakat di Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pu
Peristiwa 3 jam lalu
Posmetro Medan ,BINJAI Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya menjaga situasi keamanan dan keterti
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Medan, Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan kerja, Dinas Pe
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Kinerja pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan percepatan pelaksanaan berusaha (PPB) Kabupaten Deli Serdang
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, meminta seluruh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPI
Sumut 6 jam lalu