Senin, 30 Maret 2026

Dikunjungi Siswa SMA Taruna Nusantara, Rico Waas Berbagi Pengalaman dan Pesan Hidup

Evi Tanjung - Selasa, 23 Desember 2025 20:49 WIB
Dikunjungi Siswa SMA Taruna Nusantara, Rico Waas Berbagi Pengalaman dan Pesan Hidup
Ist
SMA Taruna Nusantara bertemu Wali Kota Medan Rico Waas dalam kegiatan wawancara pejabat asal daerah yg sama

POSMETRO MEDAN, Medan - Enam siswa SMA Taruna Nusantara berkesempatan bertemu Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam kegiatan wawancara tokoh asal siswa.

Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (23/12/2025) dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Keenam siswa kelas X angkatan ke-36 SMA Taruna Nusantara itu adalah Agha Islami Annadif, Naufal Hibatullah Harahap, Raqilla Fauzzan Hendrycha, Gilbert Febrian, Malchiel Panjaitan, dan M. Ahkam El Khuluqiey. Mereka datang untuk menggali pengalaman hidup serta pandangan Rico Waas tentang kepemimpinan dan perjalanan karier.

Didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial M. Sofyan serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar, Rico Waas bercerita tentang masa kecil dan pendidikannya. Ia lahir dan besar di Kota Medan, menempuh pendidikan dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di kota tersebut, sebelum melanjutkan studi ke Universitas Trisakti, Jakarta.

Menurut Rico, masa kuliah menjadi titik penting dalam hidupnya karena untuk pertama kali ia jauh dari orang tua dan belajar hidup mandiri. Setelah menyelesaikan pendidikan pada 2011, ia memilih jalur profesional sebagai pengusaha di Jakarta, menekuni bidang desain grafis dan seni. Pada 2015, ia kembali ke Medan untuk mengembangkan usaha keluarga.

Rico mengakui dunia politik awalnya tidak pernah masuk dalam rencana hidupnya. Baru pada 2020 ia memutuskan bergabung dengan partai politik. Dari sana, ia mulai memahami dinamika politik, sistem pemerintahan, serta peran legislatif dalam mewakili rakyat dan mengawasi kebijakan eksekutif.

Pada Pemilu 2024, Rico maju sebagai calon anggota DPRD Sumatera Utara dari daerah pemilihan Kabupaten Deli Serdang. Hasilnya tidak sesuai harapan. Namun, setelah kegagalan tersebut, ia justru mendapat kepercayaan partai untuk maju sebagai Wali Kota Medan.

Rico menegaskan bahwa jabatan publik merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat dan negara, tetapi juga kepada Tuhan. Ia mengingatkan bahwa usia manusia terbatas, sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk berbuat hal-hal yang berguna bagi sesama.

Menjawab pertanyaan siswa tentang tantangan memimpin Kota Medan, Rico menyebut kompleksitas persoalan kota dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa. Persoalan banjir, kemiskinan, pendidikan, hingga ketenagakerjaan, menurutnya, memiliki tingkat kepentingan yang sama dan harus ditangani secara bersamaan.

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru