Selasa, 30 Juni 2026

Sehari Menjelang Tahun Baru Harga Ayam Potong Rp40 Ribu per Kilogram, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

Faliruddin Lubis - Selasa, 30 Desember 2025 14:22 WIB
Sehari Menjelang Tahun Baru Harga Ayam Potong Rp40 Ribu per Kilogram, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli
Bagas
Pedagang ayam di Pasar Petisah.

medan.id">POSMETRO MEDAN, Medan -Menjelang pergantian tahun, stabilitas harga pangan di Kota Medan mulai terguncang. Harga daging medan.id/tag/ayam-potong/" target="_blank">ayam potong di medan.id/tag/pasar-petisah/" target="_blank">Pasar Petisah, Jalan Rotan, mencatat kenaikan signifikan hingga menyentuh angka Rp40.000 per kilogram.

Harulina (47), seorang pedagang di medan.id/tag/pasar-petisah/" target="_blank">Pasar Petisah mengungkapkan, bahwa kenaikan ini terjadi secara bertahap sejak menjelang Natal dan bertahan hingga memasuki sehari Tahun Baru, Selasa (30/12/2025) hari ini.

Kondisi ini juga berdampak langsung pada daya beli masyarakat yang menurun drastis.

Baca Juga:

"Biasanya pembeli bisa membeli dua kilogram, tapi sekarang mereka terpaksa membatasi hanya satu setengah kilogram saja," ujar Harulina saat diwawancarai, Selasa (30/12/2025).

Bagi para pedagang, lonjakan harga ini bukanlah sebuah keuntungan, melainkan beban. Kenaikan harga justru menggerus omzet akibat penurunan volume penjualan.

Baca Juga:

Konsumen kini cenderung memangkas jumlah pembelian ayam demi memastikan kebutuhan pokok lainnya tetap terpenuhi.

Dampak kenaikan ini juga memukul sektor kuliner. Lisna, seorang pedagang ayam penyet di kawasan tersebut, terpaksa mengambil keputusan dengan menutup sementara usahanya.

Kalkulasi biaya produksi yang melonjak tidak lagi seimbang dengan harga jual ke konsumen. Meskipun harga bahan pendukung seperti cabai masih stabil, tingginya harga bahan baku utama membuat margin keuntungan hilang total.

"Tutup dulu sementara. Harga daging ayam sudah terlalu mahal, sampai Rp40.000 per kilogram. Kalau cabai masih murah, tapi ayamnya yang tidak sanggup," keluh Lisna.

Kondisi ini membuat masyarakat dan para pelaku usaha kecil lainnya berharap Pemerintah Kota Medan agar tidak tinggal diam melihat fluktuasi harga yang tidak stabil di penghujung tahun.

"Harapan saya, Pemerintah Kota Medan segera turun tangan. Tolong stabilkan harga ayam kembali ke normal. Kami ini rakyat kecil yang mencari nafkah harian, kalau harga tidak terkendali, kami tidak bisa jualan" tutup Lisna.(gas)

Tags
beritaTerkait
Nonton Acara Gemes Sama Keluarga di Lapangan Medeka, Sepeda Motor Driver Ojol Digasak Maling
Rico Waas : Kota tak Bisa Hanya Jadi Konsumen, Saat Bangun Ketahanan Pangan
Rektor UINSU Terima Penghargaan Dari Menteri Agama
Guru MIN 1 Medan Juara I Cabang Hafalan Surah Al-Baqarah pada MTQ KORPRI
Laga di Layar Vs Laga yang Liar: Cara Polrestabes Medan Jaring Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
2 Cowok dan 1 Cewek Komplotan Pencuri Sepeda Motor di Parkiran Hotel Diringkus, Hasilnya Buat Judol dan Narkoba
komentar
beritaTerbaru