"Petugas kita membersihkan sejumlah fasilitas umum seperti kantor Bupati, kantor Dinas hingga Kantor Kecamatan. lalu juga membersihkan rumah ibadah, sekolah dan permukiman warga di Desa Kota Lintang Bawah yang menjadi salah satu titik terdampak banjir cukup parah,"kata Wandro Malau.
Untuk memastikan pekerjaan berjalan efektif, Damkarmat Kota Medan mengirimkan puluhan personel secara berkala. Untuk gelombang 1 & 2 telah dikirim sebanyak 52 orang. Sedangkan gelombang 3 sebanyak 14 orang.
Baca Juga:
Tidak hanya mengirimkan personel saja, armada tempur Damkarmat juga dikerahkan untuk memudahkan pembersihan, diantaranya 1 unit Fire Truck kapasitas 10.000 liter, 1 unit Fire Truck kapasitas 5.000 liter, 1 unit Fire Rescue, 1 unit Fire Jeep Commando dan 1 unit mobil angkut personel.
Meski mengirimkan kekuatan yang signifikan, namun Wandro Malau memastikan bahwa operasional pemadaman api di Kota Medan tetap dalam kondisi siaga penuh.(ATN)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar