Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta-Keluarga besar Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara mengecam peristiwa pembacokan terhadap Jhon Wesli Sinaga, jaksa pada Kejaksaan Negeri Deliserdang dan pegawai honor Kejari Deliserdang atas nama Acensio Asilvanov Hutabarat, Sabtu 24 Mei 2025.
"Peristiwa itu adalah tindak pidana penganiayaan besat. Peristiwa ini adalah aksi brutal sekelompok orang yang menandakan masih maraknya premanisme di Sumatera Utara. Kita sangat prihatin, salah seorang alumni kita, jaksa Jhon Wesli korban dari peristiwa ini," ujar Ketua Ikatan Alumni FH USU, Dr. Hasrul Benny Harahap, SH. M.Hum kepada wartawan, Senin 26 Mei 2025.
Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum USU ini menyampaikan jajaran pengurus alumni dan para alumni yang tersebar di sejumlah daerah mendoakan kebaikan dan kesembuhan bagi Jhon Wesli Sinaga dan Acensio Hutabarar yang saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Columbia Asia Medan.
Baca Juga:
" Ya, sesungguhnya kami mengecam. Perlu tindakan tegas aparat penegak hukum memberikan rasa aman bagi masyarakat. Premanisme segera diberantas," tegas Hasrul Benny Harahap.
Pengacara yang tenar di kalangan masyarakat bawah Sumatera Utara ini meminta aparat penegak hukum, dalam hal ini Polda Sumut untuk mengusut tuntas kasus pembacokan terhadap Jaksa Kejari Deli Serdang, Jhon Wesli Sinaga, dan staf TU, Acensio Hutabarat.
Baca Juga:
Hasrul Benny menegaskan Alumni FH USU untuk terus mengawal jalannya proses hukum agar kasus ini dapat diselesaikan secara terang benderang dan para pelaku, termasuk aktor intelektual di balik penyerangan, dapat diungkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.
Sebelumnya, Jaksa Kejari Deli Serdang, Jhon Wesli Sinaga, dan staf TU, Acensio Hutabarat, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) dan mendapat perawatan intensif akibat luka yang diderita. Polisi telah menangkap pelaku serta otak pelaku dalam kasus ini.
Dua orang diduga pelaku dan otak pelaku pembacokan Jaksa Kejari Deli Serdang, Jhon Wesli Sinaga, dan staf honor TU, Acsensio Hutabarat, berhasil ditangkap. Keduanya ditangkap di lokasi berbeda. “Dua orang sudah kami amankan,” ujar Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara, Kompol Jama Kita Purba, melansir pemberitaan sejumlah media, Minggu, 25 Mei 2025.
Dua orang yang ditangkap itu adalah otak pelaku bernama Alpa Patria Lubis alias Kepot, dan eksekutor bernama Surya Darma alias Gallo. Kepot ditangkap di wilayah Jalan Pancing, Medan, dan Gallo ditangkap di wilayah Kota Binjai, Sumatera Utara.(rel/kif)
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 8 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 11 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 13 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 13 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 14 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 19 jam lalu