Senin, 30 Maret 2026

100 Hari Menggoyang 'The Real Teroris' Medan

Faliruddin Lubis - Sabtu, 17 Januari 2026 09:57 WIB
100 Hari Menggoyang 'The Real Teroris' Medan
Adam Wizard
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menggerebek dan menghancurkan kartel narkoba Jermal XV.

Itu belum ditambah cuan hasil jual beli motor 'panas'. Yup, kawasan ini juga sempat menyediakan 'asbak' atau gudang motor hasil curian.

Bersama sejarah kejayaannya, sindikat ini pun mengantar borok sosial baru. Itu karena karakter narkoba yang menghilangkan rasa malu. Bahkan merangsang ulah brutal. Apalagi dalam peredarannya di kota "adu nyali" seperti Medan.

Baca Juga:

Demikian biang yang membuat 'lokalisasi' meriah Jermal XV kemudian menyumbangkan istilah 'pompa' dan 'rayap besi'.

Dua istilah mengartikan rutinitas mengisap sabu dan aksi maling para junkie itu ditemukan membumi di Medan dan sekitarnya.

Baca Juga:

Tapi buntut itu, kriminalitas meningkat. Dan aksi pencurian modus 'rayap besi' nangkring di posisi puncak.

Peningkatan paling edan terjadi pada 2023. Di situ kejahatan naik 26 persen. Lagi-lagi melulu aksi kawanan 'rayap besi'.

Masifnya kejahatan 'rayap besi' di Medan pantas membuat narkoba bergelar embahnya motif kriminalitas. Temuan sulit diberantas bahkan membuat narkoba dicap sebagai 'the real teroris.'

Fenomena geng berjuluk 'rayap besi' juga ternyata bikin Medan kian kesohor.

Wartawan POSMETRO MEDAN, Habib Syuhada, ditodong pertanyaan soal itu setiba dia di Manado, belum lama ini.

"Hai anak Medan, ayo ceritakan bagaimana itu 'pompa'. Juga 'rayap besi", ha ha ..." Habib mengulang penasaran publik ibu kota Sulawesi Utara.

Tags
beritaTerkait
Cowok Cewek Kena Ciduk Ngedar Ekstasi Tengkorak
Bhabinkamtibmas Polsek Besitang Sambangi Warga Desa Halaban, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Bahaya Narkoba
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
Zakiyuddin Harahap Sambut Hangat Tamu Halalbihalal, Pererat Silaturahmi di Kota Medan
Nama Zack Bilah Hilir Kembali Menggema, Diduga Otak Peredaran Sabu Tembus Tanjung Haloban
Bandar Sabu Taruh Rp1,6 M di Depan Ruangan AKBP Didik dalam Kresek
komentar
beritaTerbaru