Geger! Pria Lajang 52 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Ruko, Cuma Pakai Celana Dalam
Warga Marelan Geger, Pria Ditemukan Meninggal 3 Hari di Dalam Ruko Diduga Tersengat Listrik.
Peristiwa 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa keterbukaan budaya dan sikap saling menghormati telah lama menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kota Medan.
Keberagaman suku, etnis, dan tradisi tidak sekadar hidup berdampingan, melainkan tumbuh dan menyatu dalam berbagai aktivitas sosial maupun perayaan budaya yang diikuti lintas komunitas.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri Lucky Prosperity Expo 2026 di Mall Centre Point, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Biksu Virya Dharma Mahastrawira, anggota DPRD Sumatera Utara Hasyim, anggota DPRD Kota Medan Lily, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, serta Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas.
Baca Juga:
Dalam kesempatan itu, Rico Waas membuka sekaligus meninjau Fa Hua Exhibition 2026 yang menampilkan beragam karya seni dan ornamen budaya. Pameran tersebut menghadirkan lukisan dan kaligrafi Tionghoa, kerajinan keramik oriental, galeri seni dan warisan budaya Tionghoa, taman lampion dan Mei Hu, kolam teratai Kwan Im, lukisan cat minyak, Borobudur Heritage, seni feng shui, hingga berbagai aksesori bernuansa oriental.
Rico Waas menilai perayaan Tahun Baru Imlek telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Medan. Menurutnya, Imlek tidak lagi dipahami sebagai perayaan satu etnis tertentu, melainkan telah tumbuh sebagai ekspresi budaya yang dirasakan lintas generasi dan komunitas.
Baca Juga:
Ia menyebut Medan sebagai kota multikultural yang merepresentasikan miniatur Indonesia. Beragam suku dan etnis, seperti Batak, Jawa, Karo, Pakpak, Nias, Minangkabau, Aceh, Tionghoa, hingga India, hidup berdampingan dan membentuk karakter masyarakat yang terbuka serta saling menghargai.
Interaksi lintas budaya, kata Rico, telah menjadi keseharian warga, baik dalam kegiatan sosial, perayaan adat, maupun acara keluarga. Kondisi tersebut memperkuat rasa persaudaraan sekaligus memperkokoh persatuan di tengah perbedaan.
Dalam sambutannya, Rico Waas juga menyinggung perayaan Imlek 2026 yang bertepatan dengan Tahun Kuda Api. Simbol tersebut melambangkan semangat, energi, dan gerak maju, yang dinilainya sejalan dengan karakter masyarakat Medan yang dinamis dan adaptif terhadap perubahan.
Ia menekankan pentingnya kekompakan dan persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, baik di bidang ekonomi maupun sosial. Menurutnya, solidaritas masyarakat kerap terlihat jelas ketika bencana terjadi, saat perbedaan latar belakang tidak lagi menjadi sekat.
"Kita adalah bangsa Indonesia. Meski berbeda latar belakang, kita memiliki kesamaan prinsip, yakni menjunjung tinggi persatuan dan Merah Putih. Tanpa kekompakan, bangsa ini akan mudah dipecah belah," ujarnya.
Warga Marelan Geger, Pria Ditemukan Meninggal 3 Hari di Dalam Ruko Diduga Tersengat Listrik.
Peristiwa 4 jam lalu
Peringati HANI 2026, Pemko dan BNN Pematangsiantar Serahkan Bioflok dan Tenis Meja ke Kelurahan Bukit Sofa Kampung Bersinar
Sumut 5 jam lalu
Ada Spanduk Bertuliskan Minta PAWkan Anggota DPRD Sumut Partai NasDem Diduga Terlibat Prostitusi.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sidang lanjutan dugaan korupsi penyaluran Bantuan Penguatan Ekonomi (PENA) bagi korban banjir bandang di Kabupaten S
Peristiwa 6 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum istimewa bagi Sekolah Tumbuh Kembang Anak Mutiara Kids un
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN Pihak kepolisian bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) melanjutkan olah tempat kejadian perkara terkait peristiwa ledakan pipa
Peristiwa 7 jam lalu
Sebanyak 282 Perwira Remaja (Paja) Akademi Kepolisian Angkatan ke58 Batalyon Ksatrya Hawin Sarwahita Tahun 2026.
Inter-Nasional 8 jam lalu
Harga Cabai Merah dan Daging Ayam Naik di Sumut, Daerah Ini Patok Harga Lampaui HET.
Bisnis 9 jam lalu
Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Industri PT VME di Batam, Dua Shelter Pekerja Rusak.
Peristiwa 9 jam lalu
Dugaan Permainan Izin Kapal dan Solar Subsidi Mencuat, KIS Desak Wali Kota Tanjungbalai Bertindak Tegas.
Sumut 10 jam lalu