Sumut Raih Peringkat 5 Pada MTQN XXXI Semarang
POSMETRO MEDAN, Semarang Provinsi Sumatera Utara meraih peringkat 5 pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke XXX Tahun 2026 di Semarang.
Inter-Nasional 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Bekasi- PSMS Medan gagal mengamankan poin, usai ditaklukkan Bekasi City 1-2, dalam laga yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 1 Maret 2026.
Dua gol FC Bekasi City dicetak oleh brace Ramadhan (46' dan 46'). Sementara satu gol balasan FC Bekasi City dicetak melalui tendangan penalti Felipe Cadenazzi pada menit ke-82.
Laga FC Bekasi City vs PSMS Medan ini juga banjir kartu. Wasit mengeluarkan tiga kartu merah. Dua untuk PSMS Medan, dan satu buat FC Bekasi City.
Baca Juga:
Dua pemain PSMS Medan yang mendapat kartu merah ialah Zikri Ferdiansyah dan Erwin Gutatawa. Sementara itu, satu kartu kuning FC Bekasi City didapat sang pahlawan kemenangan, Ramadhan.
Sejak awal laga, PSMS sebenarnya tampil dominan. Peluang demi peluang tercipta sepanjang babak pertama.
Baca Juga:
Mulai peluang Felipe Cadenazzi nyaris membuka skor, dua heading Erwin Gutawa memaksa kiper tuan rumah Ikram Algiffari bekerja keras, sementara sepakan keras Clayton da Silva membuat jantung suporter Bekasi berdegup kencang.
Kiper Bekasi City itu tampil gemilang, menepis setiap ancaman dan membuat dominasi PSMS tak berbuah gol hingga turun minum.
Petaka pertama datang saat Saddam Hi Tenang harus ditarik keluar karena cedera. Pelatih Eko Purdjianto terpaksa melakukan perubahan lebih cepat dari rencana dengan memasukkan Arif Setiawan jelang jeda.
Pergantian ini sedikit mengubah keseimbangan permainan tim tamu. Di saat mencoba mengubah taktik dan strategi di babak kedua, PSMS justru kebobolan oleh gol Ramadhan hanya satu menit setelah kick-off.
Gol cepat Bekasi City membuat mental pemain sempat goyah. Masalah bertambah ketika Zikri Ferdiansyah menerima kartu kuning kedua usai dianggap melanggar Renan Silva.
Ia diusir keluar lapangan, meninggalkan PSMS bermain dengan 10 orang. Zikri sendiri mengisi posisi Kim Jeung-ho yang absen akibat akumulasi kartu.
Bermain pincang, konsentrasi Ayam Kinantan terpecah. Situasi itu dimanfaatkan Ikhsan Chan, mantan pemain PSMS dua musim sebelumnya, untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.
Meski begitu, PSMS tak menyerah. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya hadiah penalti didapat. Cadenazzi yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Ikram Algifarri dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto mengungkapkan rasa kekecewaan dalam pertandingan ini. Karena, anak asuhnya harus gagal meraih poin dalam pertandingan ini.
"Di babak kedua, Bekasi mengambil inisiatif untuk agresif dan pemain kita lengah dengan satu gol cepat yang membuat semangat turun. Dari awal saya sudah bilang ke pemain untuk respect kepada wasit. Tapi ada beberapa keputusan yang membuyarkan konsentrasi pemain kita. Respect terhadap kepemimpinan wasit, tapi ini jadi catatan buat kita. Kita akan membuat report ke komisi wasit," jelas Eko Purdjianto, usai pertandingan itu.
Eko Purdjianto juga menyoroti ketimpangan keputusan yang dirasakan timnya. Sehingga timnya merasa dirugikan dalam keputusan wasit memimpin jalan pertandingan ini.
"Kita sangat kecewa. Kita main bagus tapi nggak bisa bikin gol. Dengan kelengahan kita, mereka bisa mencetak gol. Kenapa kartu kuning begitu mudah diberikan untuk PSMS, ini jadi catatan untuk komisi wasit," ucap Eko Purdjianto.
Meski menahan kekalahan tersebut, Eko Purdjianto mengapresiasi langkah perjuangan dilakukan anak asuhnya.
"Clayton main bagus, cuma belum cetak gol. Kiper Bekasi juga bagus. Untuk peluang PSMS, secara pribadi saya tetap fight sampai akhir kompetisi. Peluang memang tipis, tapi kami akan maksimalkan sisa pertandingan dan berharap hasil yang lebih baik," ucap Eko Purdjianto.
Nada kecewa juga disampaikan pemain PSMS, Nazar Nurzaidin. Kecewa dengan hasil pasti. Pemain dan penonton mungkin tahu apa yang dilakukan referee.
"Ada banyak keputusan yang mengganggu. Pertandingan seru, tapi menurut saya banyak keputusan yang kurang tepat," ucapnya.
Kekalahan ini menjadi malam pahit bagi PSMS sekaligus penutup sebelum kompetisi memasuki jeda Ramadan dan Idul Fitri sekitar satu bulan. Setelah jeda, PSMS dijadwalkan menghadapi PSPS Pekanbaru pada 28 Maret 2026 mendatang di Stadion Utama Sumatera Utara.(Viva/TribunWow)
POSMETRO MEDAN, Semarang Provinsi Sumatera Utara meraih peringkat 5 pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke XXX Tahun 2026 di Semarang.
Inter-Nasional 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Perkara dugaan suap proyek jaringan internet Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing di Pengadilan Ti
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya, menerim
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Beringin Tim Pembina Posyandu Kabupaten Deli Serdang memperkenalkan Sinergi Posyandu Terintegrasi untuk Deli Serdang Sehat
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Beringin Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Deli Serdang saat ini mencakup 57 ti
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, mewakili Kabupaten Deli Serdang dalam Evaluasi 10 Program Pokok PKK
Sumut 6 jam lalu
Presiden El Salvador Nayib Bukele Perang Melawan Korupsi, Dari Geng Kriminal ke Pejabat Korup.
Inter-Nasional 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pagar Merbau Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara mengevaluasi pelaksanaan program Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) d
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Lubuk Pakam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupate
Sumut 7 jam lalu
Satu Pelaku Curas Diamankan, Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Dua Perkara Sekaligus.
Peristiwa 9 jam lalu