Di sektor transportasi udara, jumlah kedatangan penumpang melalui bandara mencapai 172.936 orang, sedangkan keberangkatan tercatat sebanyak 145.023 penumpang.
Untuk transportasi laut, melalui jalur penyeberangan pelabuhan, tercatat 55.554 penumpang datang dan 64.589 penumpang berangkat.
Baca Juga:
Sementara pada jalur darat melalui kereta api, jumlah kedatangan penumpang mencapai 102.638 orang, sedangkan keberangkatan sebanyak 123.020 penumpang.
Adapun pada moda angkutan bus, tercatat 4.033 kendaraan bus masuk dengan membawa 53.526 penumpang, sedangkan keberangkatan mencapai 6.121 kendaraan bus dengan total 58.661 penumpang.
Baca Juga:
Mobilitas masyarakat yang tinggi juga terlihat dari volume kendaraan yang melintas di 29 gerbang tol di wilayah Sumatera Utara. Untuk kendaraan golongan R4, jumlah kendaraan masuk tercatat 1.651.560 unit, sementara keluar sebanyak 1.620.141 unit.
Sedangkan untuk kendaraan golongan R6, tercatat 179.234 kendaraan masuk dan 174.752 kendaraan keluar.
Ferry mengatakan tingginya mobilitas masyarakat tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran kepolisian, sehingga strategi pengamanan dilakukan secara dinamis dengan menyesuaikan kondisi di lapangan, termasuk rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan kepadatan.
"Arus pergerakan masyarakat selama Lebaran tahun ini cukup tinggi, baik melalui jalur udara, laut, kereta api, bus, maupun jalan tol. Karena itu, personel kami terus siaga untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan tertib, aman, dan lancar," katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan Operasi Ketupat Toba 2026 tidak lepas dari kesiapan personel dan sarana pengamanan yang telah disiapkan sejak awal.
Polda Sumut sebelumnya mengerahkan 8002 personel polri dan menempatkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu di berbagai titik strategis guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.
Tags
beritaTerkait
komentar