Kamis, 23 Juli 2026

Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Sampaikan Program PKH, UHC Hingga Perlindungan Ojol Dalam Dialog Bersama Kojira

Evi Tanjung - Sabtu, 18 April 2026 23:13 WIB
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Sampaikan Program PKH, UHC Hingga Perlindungan Ojol Dalam Dialog Bersama Kojira
Ist
Pertemuan wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin dengan Abang Ojol, Kojira

"Kalau belum tercover PKH pusat, Pemko Medan hadir untuk membantu. Tapi masyarakat juga harus aktif mendaftar," Ujar Zakiyuddin.

Selain bantuan sosial, Zakiyuddin juga memastikan layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) di Kota Medan telah berjalan optimal. Warga ber-KTP Medan, kata dia, bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus terkendala biaya.

Baca Juga:

Menurut Zakiyuddin Kota Medan menjadi salah satu daerah pelopor pelaksanaan UHC di Sumatera Utara. Namun, dirinya mengakui masih ada tantangan berupa keterbatasan kapasitas rumah sakit.

"Memang sering penuh karena bukan hanya warga Medan, tapi hampir seluruh Sumatera Utara berobat ke sini. Tapi prinsipnya, UHC tetap berjalan dan bisa diakses cukup dengan KTP," jelas Zakiyuddin Harahap.

Baca Juga:

Dalam upaya memberikan perlindungan kerja, Pemko Medan juga mendorong para pengemudi ojol untuk terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Zakiyuddin menyebut, pendaftaran dapat difasilitasi melalui kepala lingkungan setempat. Artinya program ini penting agar para pekerja memiliki jaminan jika terjadi risiko saat bekerja, termasuk kecelakaan.

"Sudah ada yang ditanggung sampai ratusan juta rupiah. Ini bentuk

Pada pertemuan yang diisi dengan dialog dan tanya jawab tersebut, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin menjawab keresahan para ojol terkait kasus kecelakaan dan tindak kriminal seperti begal yang tidak ditanggung BPJS, Pemko Medan telah menyiapkan solusi melalui anggaran khusus di RSUD Dr. Pirngadi.

Zakiyuddin mengungkapkan, pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp3 miliar untuk membantu pembiayaan pengobatan korban kecelakaan, begal, maupun insiden lain yang tidak masuk dalam skema BPJS.

"Kalau tidak ditanggung BPJS, bisa ditangani di Pirngadi. Ini khusus untuk warga ber-KTP Medan sebagai bentuk perlindungan dari Pemko," sebut Zakiyuddin.

Selanjutnya untuk pelatihan, Zakiyuddin mengungkapkan Pemko Me km memiliki program untuk pelatihan. Namun belum banyak masyarakat yang mengikuti program tersebut. Jadi melalui pertemuan ini Zakiyuddin mendorong agar masyarakat yang tergabung dalam Kojira dapat memanfaatkan program tersebut baik untuk dirinya maupun keluarga.

Tags
beritaTerkait
Setelah 15 Tahun, Status Ojol Bakal Diubah Jadi Moda Transportasi Publik
Ojol Cewek Tunarungu Ditabrak Angkot, Sepeda Motornya Dicuri
Bantu Pemulihan Pascabencana, BPKH dan Rumah Zakat Salurkan Dukungan Pendidikan bagi Mahasiswa UISU
Massa Ojol Kepung Kantor Gubsu, Desak Pemko/Pemkab Gratiskan Parkir
Baharkam Polri Terus Dorong Penguatan Sitkamling Melalui Pendekatan Dialogis dan Humanis
Gubernur Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut
komentar
beritaTerbaru