Diduga Anuin Anak-anak, Rumah Pria 63 Tahun Digeruduk Warga, Langsung Diamankan Polisi
Warga Geruduk Rumah Diduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak
Sumut 38 menit lalu
Posmetro Medan, Medan — Ketua Umum Himpunan Masyarakat Tani Nusantara – Merah Putih (HMTN-MP), Asril Naska, memulai kunjungan kerjanya di Sumatera Utara pada 17–19 Juni 2025 dengan agenda strategis: memperjuangkan hak-hak petani dari akar rumput serta mendorong reformasi kebijakan pertanian yang lebih berpihak kepada rakyat.
Kunjungan dimulai dari Kantor DPW HMTN-MP Sumut di Jalan Mandala By Pass, Medan. Disambut langsung oleh Ketua DPW, Dr. P. Sihotang, beserta jajaran, Asril menegaskan bahwa HMTN-MP bukan hanya organisasi advokasi, tapi motor penggerak perubahan kebijakan agraria nasional.
"HMTN-MP hadir bukan sebagai pendengar keluhan semata, tapi sebagai jembatan solusi yang konkret. Petani harus ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan," tegas Asril.
Audiensi Gagal: Pemprov Sumut Dinilai Abai terhadap Aspirasi Petani
Agenda strategis yang dijadwalkan adalah audiensi resmi dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, guna membahas penguatan program pertanian kerakyatan dan potensi kerja sama kelembagaan. Surat permohonan resmi telah dilayangkan dengan nomor: 21/SP/DPP/HMTN-MP/Permohonan Audiensi/11/2025.
Namun ironis, tak satu pun pejabat Pemprov menyambut kedatangan tim HMTN-MP meski telah menunggu hampir dua jam di Kantor Gubernur. Ketidakhadiran ini dianggap sebagai bentuk abainya pemerintah daerah terhadap persoalan mendasar petani.
"Kami tidak ingin berprasangka buruk, tapi ini jelas mencederai semangat dialog dan itikad baik. Petani layak dihargai, bukan diabaikan," ujar Asril kepada wartawan di Medan.
Petani Paluta Perjuangkan Legalitas 20.000 Hektare Lahan Eks HGU
Dari Medan, rombongan DPP HMTN-MP melanjutkan perjalanan ke Desa Kosik Putih, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Di sana, ratusan petani menyampaikan aspirasi atas 20.000 hektare lahan eks HGU sawit yang telah mereka kelola sejak era 1990-an. Total luas lahan sengketa disebut mencapai 47.000 hektare dan kini berstatus sitaan negara.
Petani mengklaim memiliki bukti pengelolaan fisik, historis, serta dasar adat atas tanah tersebut dan menuntut pemerintah segera menerbitkan legalitas atas lahan yang telah mereka garap selama lebih dari tiga dekade.
Warga Geruduk Rumah Diduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak
Sumut 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Pantai Lab Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi y
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Tindakan tegas tanpa kompromi terus digelorakan Polrestabes Medan terhadap para pelaku kriminal yang nekat mengusik ketenang
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Surya, mengajak seluruh kader Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMA
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Penataan kabel udara di Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, terus menunjukkan progres signifikan. Dari to
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pantai Labu Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, mengunjungi Rumah Tahfidz Quran ArRahmah di Dusun II, Desa Ran
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Batu Bara Jajaran Satres Narkoba Polres Batu Bara kembali berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu.
Kriminal 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas, Kejaksaan Negeri Karo menggela
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Ketahanan pangan, stabilitas keamanan lingkungan, dan kehadiran pemerintah menjadi fokus utama Pemko Medan di bawah k
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labusel Perang total terhadap jaringan judi online (judol) di wilayah hukum Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) kian
Peristiwa 4 jam lalu