Polres Tapteng Tangkap Pria Pengangkut BBM dan Gas Subsidi Ilegal di Pandan
Polres Tapteng Tangkap Pria Pengangkut BBM dan Gas Subsidi Ilegal di Pandan.
Sumut 12 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Kabar melegakan datang dari Mulana Kartika Nainggolan (31), ibu hamil yang menjadi korban penganiayaan di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.
Setelah sempat mengalami kekerasan fisik dan tendangan di bagian perut, kondisi janin yang dikandungnya dipastikan sehat usai menjalani pemeriksaan medis dan USG.
Peristiwa yang viral di media sosial tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) saat Mulana bersama suaminya melintas di bawah rel kereta api kawasan Terowongan Tembung. Saat itu, keduanya melihat aksi tawuran yang disebut sering terjadi di lokasi tersebut.
Baca Juga:
Karena sedang hamil tujuh minggu dan khawatir terhadap keselamatan, Mulana dan suaminya memilih berhenti di pinggir jalan dan tidak berani melintas di tengah situasi yang masih diwarnai lemparan batu.

Baca Juga:
"Keadaan saya sekarang, puji Tuhan sudah mendingan. Tadi hasil USG kandungan saya juga sehat, tidak ada masalah apa-apa," ujar Mulana saat ditemui wartawan, Kamis (4/6/2026).
Meski kondisi fisik dan kandungannya dinyatakan aman, Mulana mengaku masih mengalami trauma berat akibat kekerasan yang dialaminya.
Kehamilan yang sedang dijalaninya juga memiliki arti penting bagi dirinya dan sang suami, karena sebelumnya ia pernah mengalami keguguran pada akhir tahun lalu.
Mulana juga membantah pengakuan pelaku yang menyebut dirinya merekam aksi tawuran sebelum insiden penganiayaan terjadi. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merekam tawuran tersebut.
"Kami tidak merekam tawuran itu. Saya sedih karena disebut merekam kejadian tawuran yang viral tersebut," katanya.

Menurut Mulana, saat mereka berhenti di lokasi, kondisi lalu lintas tidak mengalami kemacetan. Namun, dua pria yang belakangan diketahui sebagai pelaku diduga memaksa mereka untuk tetap melintas di area tawuran.
Ia mengaku sudah menjelaskan kepada pelaku bahwa dirinya sedang hamil dan takut melintas karena situasi tidak aman. Namun, penjelasan itu diduga tidak dihiraukan.
"Saya bilang kami tidak berani lewat karena ada tawuran. Tetapi setelah itu suami saya langsung dipukul," tuturnya.
Melihat suaminya dianiaya, Mulana sempat berusaha merekam kejadian tersebut sebagai bukti untuk laporan polisi. Namun, telepon genggamnya terjatuh saat keributan berlangsung.
Tak hanya menyaksikan suaminya dipukul, Mulana juga mengaku menjadi korban kekerasan fisik. Ia menyebut salah seorang pelaku menendang bagian perutnya yang sedang hamil.
"Setelah itu datang satu pelaku lagi dan menendang perut saya. Jadi memang ada dua pelaku," ungkapnya.
Selain melakukan penganiayaan, para pelaku juga disebut sempat mengancam korban menggunakan senjata api. Akibat kejadian itu, Mulana mengaku mengalami tekanan psikologis dan kelelahan karena harus menjalani pemeriksaan serta mengurus proses hukum selama dua hari terakhir.
Dalam kesempatan tersebut, Mulana turut menyampaikan apresiasi kepada saksi yang merekam kejadian dan kepada pihak kepolisian yang bergerak cepat menangani kasus hingga para pelaku berhasil diamankan.
"Saya berterima kasih kepada saksi yang merekam kejadian dan kepada pihak kepolisian yang sudah membantu menyelesaikan persoalan ini sampai pelakunya ditangkap," ujarnya.
Sebelumnya, Unit Resmob Polrestabes Medan telah menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.
Kedua pelaku diketahui bernama Zulyarham dan Zulfikar. Mereka diamankan di kediaman masing-masing di kawasan Jalan Bersama, Gang Bantan, Kota Medan.
Kasus penganiayaan terhadap ibu hamil tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Mistar/FB)
Polres Tapteng Tangkap Pria Pengangkut BBM dan Gas Subsidi Ilegal di Pandan.
Sumut 12 menit lalu
Polres Tapteng Tegaskan Bripka P Tidak Berstatus Patsus Saat Peristiwa Terjadi
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, PERCUT SEI TUAN Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong generasi muda untuk memperkuat kepedulian sosial melalui aks
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mendorong Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) berperan aktif da
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Pemadaman listrik yang berlangsung selama dua hari di wilayah Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir,
Sumut 3 jam lalu
Bobby Nasution selaku Gubernur Sumut meresmikan Sekolah Guang Ming di Medan.
Medan 4 jam lalu
Respons Laporan Warga, Sat Reskrim Polres Tapteng Cek Lokasi Diduga Lapak Judi di Sibuluan Raya Negatif Kegiatan Perjudian.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong pengembangan usaha pembuatan briket berbahan baku biomassa untuk
Sumut 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menghadiri kegiatan perkenalan pengurus Dewan Pimp
Medan kemarin
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus memperku
Medan kemarin