Korban yang biasanya pulang ke rumah seminggu sekali di sela-sela pekerjaannya di kawasan Pasteur, Bandung, tiba-tiba tidak bisa lagi dihubungi dengan wajar.
Selama tiga tahun menghilang, keluarga dikelabui dan mengira YTR sedang merantau serta bekerja di Jakarta.
Baca Juga:
Keluarga meyakini korban sedang bekerja di Jakarta setelah korban mengaku telah mengundurkan diri dari pekerjaannya di Bandung.
Baca Juga:
Faktanya, korban diduga disekap dan dipindahkan dari satu kosan ke kosan lain setiap tiga bulan sekali di bawah ancaman pelaku.
Apabila ada komunikasi telepon, gelagat korban sangat tidak biasa dan terkesan penuh tekanan.
Keluarga bahkan sempat mengunggah informasi pencarian orang hilang di Instagram, namun korban mengirim pesan dengan marah meminta unggahan tersebut dihapus karena diduga di bawah ancaman.
Menurut keluarga, gaya komunikasi korban saat itu tidak seperti biasanya sehingga memunculkan dugaan bahwa ada pihak lain yang mengendalikan situasi.
Terungkap kemudian bahwa informasi yang mereka dapatkan selama berkomunikasi dengan korban diduga merupakan bagian dari narasi yang dibangun TH untuk menutupi dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban.
(wan/bbs)
Tags
beritaTerkait
komentar