UINSU Wisuda 2.038 Lulusan, Rektor Tekankan Alumni Berdampak dan Berkontribusi
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Malam yang tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi keluarga Hasibuan. Jerit kesakitan memecah keheningan saat dua abang beradik, Chairul Anuar Hasibuan (22) dan Chairika Hasibuan (20), ditemukan bersimbah darah diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam, Selasa (23/6/2026) malam lalu.
Luka-luka yang membekas di kepala, wajah, telinga, tangan hingga pinggang bukan hanya meninggalkan rasa sakit, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi keluarga.
Dalam kondisi tubuh berlumuran darah dan tenaga yang terus melemah, keduanya dievakuasi warga menuju Rumah Sakit Wulan Windi demi menyelamatkan nyawa mereka.
Baca Juga:
Di tengah kepanikan warga dan tangis keluarga, dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, yakni RA dan S, disebut meninggalkan lokasi setelah kejadian. Hingga kini, keduanya dikabarkan masih belum berhasil diamankan aparat kepolisian.
Chairul mengalami luka serius di bagian kepala, wajah, dan pinggang, sementara Chairika menderita luka pada kedua pipi, telinga, pergelangan tangan, serta beberapa bagian tubuh lainnya. Setiap luka menjadi pengingat pahit atas peristiwa yang mengguncang keluarga mereka.
Baca Juga:
Ayah korban, Chairuddin Hasibuan, segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Labuhan dengan Nomor Laporan Polisi LP/B/675/VI/2026/SPKT Unit Reskrim/Polsek Medan Labuhan/Belawan/Polda Sumut.
Dengan suara yang sarat kesedihan dan harapan, Chairuddin memohon agar aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus ini dan menangkap para terduga pelaku.
"Saya hanya ingin keadilan untuk anak-anak saya. Luka mereka sangat berat. Saya berharap polisi segera menangkap para pelaku dan memproses mereka sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih menunggu kabar tentang penangkapan para terduga pelaku. Di sisi lain, dua anak mereka masih berjuang memulihkan luka fisik dan trauma yang ditinggalkan malam berdarah tersebut. Bagi keluarga Hasibuan, waktu terus berjalan, tetapi harapan akan tegaknya keadilan belum juga menemukan jawabannya. (PakarInvestigasi)
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 7 menit lalu
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 2 jam lalu
Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H. salah satu perwira menengah Polri yang memiliki perjalanan karir yang cukup menarik.
Profil 3 jam lalu
Polres Tanjungbalai resmi menyerahkan penggunaan Jembatan Merah Putih Presisi kepada masyarakat di Jalan Lingkar Selatan.
Sumut 4 jam lalu
Polda Sumut dan Polres Humbahas Tetapkan 24 Tersangka Kasus Penyerangan di Matiti Humbahas
Peristiwa 5 jam lalu
TNI AL (Posal) Polewali Mandar, Lanal Mamuju mengamankan warga Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, beserta barang bukti narkoba.
Inter-Nasional 6 jam lalu
pria di pesisir Pantai Binasi II, Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mulai terkuak.
Sumut 7 jam lalu
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Putra Sang Proklamator yang Keluar Dari Politik dan Menepi di Dunia Seni.
Peristiwa 7 jam lalu
Kapolres Sibolga AKBP Budi Prasetyo bersama pejabat utama melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga.
Sumut 9 jam lalu
Personil Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas Peristiwa Kebakaran di Sidikalang
Peristiwa 10 jam lalu