Peduli Kesehatan, DWP Samosir Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pap Smear
Peduli Kesehatan, DWP Samosir Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pap Smear
Sumut 18 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Malam yang tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi keluarga Hasibuan. Jerit kesakitan memecah keheningan saat dua abang beradik, Chairul Anuar Hasibuan (22) dan Chairika Hasibuan (20), ditemukan bersimbah darah diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam, Selasa (23/6/2026) malam lalu.
Luka-luka yang membekas di kepala, wajah, telinga, tangan hingga pinggang bukan hanya meninggalkan rasa sakit, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi keluarga.
Dalam kondisi tubuh berlumuran darah dan tenaga yang terus melemah, keduanya dievakuasi warga menuju Rumah Sakit Wulan Windi demi menyelamatkan nyawa mereka.
Baca Juga:
Di tengah kepanikan warga dan tangis keluarga, dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, yakni RA dan S, disebut meninggalkan lokasi setelah kejadian. Hingga kini, keduanya dikabarkan masih belum berhasil diamankan aparat kepolisian.
Chairul mengalami luka serius di bagian kepala, wajah, dan pinggang, sementara Chairika menderita luka pada kedua pipi, telinga, pergelangan tangan, serta beberapa bagian tubuh lainnya. Setiap luka menjadi pengingat pahit atas peristiwa yang mengguncang keluarga mereka.
Baca Juga:
Ayah korban, Chairuddin Hasibuan, segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Labuhan dengan Nomor Laporan Polisi LP/B/675/VI/2026/SPKT Unit Reskrim/Polsek Medan Labuhan/Belawan/Polda Sumut.
Dengan suara yang sarat kesedihan dan harapan, Chairuddin memohon agar aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus ini dan menangkap para terduga pelaku.
"Saya hanya ingin keadilan untuk anak-anak saya. Luka mereka sangat berat. Saya berharap polisi segera menangkap para pelaku dan memproses mereka sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih menunggu kabar tentang penangkapan para terduga pelaku. Di sisi lain, dua anak mereka masih berjuang memulihkan luka fisik dan trauma yang ditinggalkan malam berdarah tersebut. Bagi keluarga Hasibuan, waktu terus berjalan, tetapi harapan akan tegaknya keadilan belum juga menemukan jawabannya. (PakarInvestigasi)
Peduli Kesehatan, DWP Samosir Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pap Smear
Sumut 18 menit lalu
Polsek Siantar Selatan turun mendampingi Petani Binaan Jual Jagung ke Bulog Cabang Pematangsiantar.
Bisnis satu jam lalu
2 Korban Penyerangan Bersenjata di tanjung morawa Dirawat, polisi buru pelaku.
Peristiwa 2 jam lalu
Wesly Silalahi Diwakili Hamdani menghadiri Penutupan Dikmaba Inf TNI AD Gelombang II TA 2026 Rindam I/BB.
Sumut 2 jam lalu
Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap tiga orang dalam penggerebekan kasus narkotika.
Peristiwa 2 jam lalu
Sambut HUT RI ke81, Forkopimca Berastagi Bagikan dan Pasang Bendera Merah Putih.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Muktamar ke16 Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi menggelar resepsi puncak dan apel pembukaan pada Sabtu, 8 Agustus
Inter-Nasional 4 jam lalu
RDPU Tertutup dengan Komisi III DPR, Dirreskrimum Polda Sumut Ungkap Suami WLG Telah Dipatsuskan.
Peristiwa 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebanyak 2.788 pohon di Kota Medan terdampak pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebida
Medan 6 jam lalu
Darma Putra Rangkuti Bersama Komisi C DPRD Sumut Gelar RDP Bahas Sisa Hak Pensiun Mantan Karyawan Perumda Tirtanadi
Sumut 6 jam lalu