Rabu, 08 Juli 2026

Demo di Lembaga Pemasyarakatan Labuhanruku, Kabupaten Batu Bara, Nih Tuntutan Massa

P. Silalahi - Rabu, 08 Juli 2026 17:05 WIB
Demo di Lembaga Pemasyarakatan Labuhanruku, Kabupaten Batu Bara, Nih Tuntutan Massa
Facebook @Sekilas Sumut
Aksi unjuk rasa di depan Lembaga Pemasyarakatan Labuhanruku, Batu Bara.

POSMETRO MEDAN- Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Lembaga Pemasyarakatan Labuhanruku, Kabupaten Batu Bara, Selasa, 7 Juli 2026.

Aksi ini menyusul beredarnya informasi terkait maraknya dugaan penyelundupan ponsel, narkotika serta kabar meninggalnya seorang tahanan di dalam Lapas Labuhanruku.

Baca Juga:

Kedatangan massa bertujuan meminta pihak Lapas Labuhanruku memberikan klarifikasi atas berbagai informasi yang dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga:

Menanggapi hal itu, Kepala Tata Usaha Lapas Labuhanruku, Natal Joseva Purba, membantah informasi yang beredar itu.

Ia menyebut pemberitaan mengenai sejumlah tudingan itu tidak benar.

Terkait tahanan yang meninggal dunia, Natal mengatakan pihak Lapas telah memastikan bahwa yang bersangkutan meninggal karena sakit. Menurutnya, pihak keluarga juga telah membenarkan hal tersebut.

"Terkait adanya tahanan yang meninggal dunia kemarin, kami sudah pastikan bahwa memang meninggal karena sakit, dan pihak keluarga membenarkan hal tersebut," kata Natal Joseva Purba seperti dalam sebuah postingan anonim facebook @Sekilas Sumut yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Rabu 8 Juli 2026.

Natal menyebut pihak Lapas sebelumnya juga telah menyarankan agar dilakukan eksumasi terhadap jasad tahanan tersebut untuk memperjelas penyebab kematian.

Namun, pihak keluarga disebut menolak dilakukan eksumasi dan telah menerima keterangan mengenai penyebab meninggalnya tahanan tersebut.

"Kami sudah menyarankan untuk dieksumasi agar terang dan jelas. Pihak keluarga tidak mau untuk dilakukan eksumasi dan menerimanya," ungkapnya.

Sementara terkait tudingan maraknya peredaran narkotika dan ponsel pintar di dalam Lapas Labuhanruku, Natal juga membantah hal tersebut. Ia menegaskan pihak Lapas rutin bekerja sama dengan kepolisian dan BNN dalam melakukan razia hunian.

"Tidak ada, saya berani jamin tidak ada. Karena kami bekerja sama dengan pihak kepolisian, BNN, untuk merazia hunian," katanya.

Natal berharap masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia meminta publik menunggu penjelasan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Bupati Batu Bara Tinjau Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Pascabencana di Desa Sentang
Udah Sepatu Masih Ngedar Sabu, 3 Pelaku Diciduk, Lemas...
Astaga! Pria Mabuk Tewas Terbakar Saat Coba Bakar Istri
6 Pemain Narkoba di Batu Bara Digulung
Kemenag Batu Bara Juara di MTQ KORPRI VIII Sumatera Utara 2026
Cair! Ketua BEM Fakultas Hukum UBK Akui Terima Cuan Dari Oknum Polisi Saat Aksi di Kawasan Istana
komentar
beritaTerbaru