Pemko Pematangsiantar Duduk Bareng Pedagang Pasar Dwikora
Ratusan kios pajak Parluasan (red, pasar Dwikora) yang diamuk Sijago Merah pekan ini, pemiliknya mendatangi Pemko setempat.
Sumut satu menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta– Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhamad Aldi Maludin, mengaku menerima sejumlah uang yang disebut berasal dari seorang oknum anggota kepolisian, saat berlangsungnya aksi unjuk rasa di kawasan Istana Kepresidenan.
Pengakuan tersebut mencuat setelah Aldi sebelumnya diketahui menghadiri pertemuan dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Dalam keterangannya, Aldi menyebut uang tersebut diberikan dengan tujuan agar aksi demonstrasi tidak dilaksanakan.
Menurut pengakuannya, ia sempat menolak tawaran tersebut. Namun, karena adanya desakan dari sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam aksi, akhirnya uang tersebut diterima. Meski demikian, Aldi menegaskan bahwa aksi demonstrasi tetap berlangsung sebagaimana yang telah direncanakan.
Baca Juga:
Dalam proses klarifikasi terkait dugaan suap tersebut, Aldi mengaku uang itu diberikan oleh seorang anggota kepolisian yang disebut bernama Aan. Ia juga menjelaskan bahwa dana yang diterima kemudian dibagikan kepada beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan aksi.
Berdasarkan pengakuannya, dana tersebut antara lain diberikan kepada dua senior yang disebut bernama Emon dan Safa sebesar Rp2,5 juta, Ketua BEM FEB sebesar Rp2 juta, Wakil Ketua BEM FEB sebesar Rp2 juta, Wakil Ketua BEM FH Rafli sebesar Rp2,5 juta, serta seseorang bernama Mubarak sebesar Rp2,5 juta.
Baca Juga:
Selain itu, terdapat biaya konsolidasi sebesar Rp300 ribu dan sejumlah pengeluaran lain yang tidak dirinci lebih lanjut.
Saat diminta untuk membuka mutasi rekening guna menelusuri aliran dana tersebut, Aldi disebut menolak. Ia menyatakan bersedia membuka data rekeningnya apabila diminta secara resmi oleh pihak kepolisian atau Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pengakuan tersebut. Kebenaran mengenai asal-usul dana maupun dugaan keterlibatan pihak tertentu masih memerlukan verifikasi dan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum yang berwenang.(BBS)
Ratusan kios pajak Parluasan (red, pasar Dwikora) yang diamuk Sijago Merah pekan ini, pemiliknya mendatangi Pemko setempat.
Sumut satu menit lalu
BADKO HMI Sumatera Utara Gelar Aksi unjuk rasa di PT. INL Medan, Soroti Harga Minyak Subsidi dan Dugaan Bobroknya Tata Kelola Perusahaan.
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Ombudsman Republik Indonesia menyoroti kesiapan higiene sanitasi dan tata kelola pengawasan operasional Satuan Pelay
Medan 17 menit lalu
Prediksi Timnas Portugal vs Uzbekistan Ujian Berat Ronaldo untuk Menjaga Asa Lolos ke Babak 32 Besar.
Sport 22 menit lalu
Dari 40 tim yang telah berlaga, setidaknya ada enam kesebelasan yang memastikan tempat di fase gugur.
Sport 30 menit lalu
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan membenarkan perihal Taufiq masuk DPO. Hendra membenarkan sembari menunjukkan poster Taufik.
Peristiwa 39 menit lalu
Menilik kondisi luka korban yang mengalami kerusakan struktur wajah, bibir sobek, hingga penurunan fungsi penglihatan, Siska menyebut keru
Peristiwa 42 menit lalu
2 Warga Lampung Luka Usai Dibacok Tetangga yang Berhalusinasi Lihat Genderuwo
Peristiwa 57 menit lalu
Ratusan emakemak menggelar aksi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Inter-Nasional satu jam lalu
Messi memang saat ini berada di posisi puncak sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak di Piala Dunia dengan 18 gol, namun Mbappe berhasi
Sport satu jam lalu