Senin, 13 Juli 2026

Pikap Bawa Rombongan Pengantin Kecelakaan di Jalur Pantura, 13 Orang Tewas

Faliruddin Lubis - Senin, 13 Juli 2026 10:56 WIB
Pikap Bawa Rombongan Pengantin Kecelakaan di Jalur Pantura, 13 Orang Tewas
X@txtdrkrw
Kondisi pikap ringsek berat.

POSMETRO MEDAN,Indramayu — Tragedi maut mengguncang Jalur Pantura di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (12/7/2026) sore.

Sebuah mobil pikap Daihatsu Gran Max yang membawa rombongan pengantar pengantin tertabrak truk, memicu kecelakaan beruntun yang menewaskan hingga 13 orang.

Menurut keterangan polisi, pikap tersebut mengangkut sekitar 17 orang rombongan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Mereka baru saja pulang dari mengantar pengantin di Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur.

Baca Juga:

Saat hendak berputar arah (U-turn) di lokasi kejadian, pikap diduga ditabrak dari belakang oleh truk Hino. Akibatnya, pikap terdorong dan terlibat tabrakan beruntun dengan kendaraan lain, termasuk truk dan mobil los bak.

Benturan keras menyebabkan belasan penumpang yang berada di bak pikap terlempar ke badan jalan. Beberapa korban tewas seketika di tempat kejadian, sementara yang lain meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga:

Jumlah korban tewas dilaporkan bervariasi dari 10 hingga 13 orang dalam update terbaru, termasuk sopir pikap dan seorang balita berusia tiga tahun. Selain itu, ada korban luka berat dan ringan yang dirawat.

Kepala Desa Cempeh, Carkana, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa ini. Seluruh korban merupakan warga setempat yang sedang dalam perjalanan pulang usai menghadiri hajatan pernikahan. Suasana bahagia rombongan berubah menjadi duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Cempeh.

Polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Diduga faktor kelelahan pengemudi atau kondisi lalu lintas di jalur Pantura yang padat menjadi pemicu. Jalur Pantura sering disebut sebagai "jalur tengkorak" karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama saat membawa rombongan dalam jumlah banyak menggunakan kendaraan bak terbuka. Pihak berwenang diimbau untuk meningkatkan pengawasan dan keselamatan di jalur rawan kecelakaan.

Identitas korban dan kronologi lengkap masih terus dihimpun. Doa dan dukungan mengalir bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga korban yang luka segera pulih, dan peristiwa serupa tidak terulang kembali. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. (Detik.com/KompasTV/Liputan6/BBS).

Tags
beritaTerkait
Meledak! Bar Terbakar di Thailand, 27 Orang Tewas
Pra-Rekonstruksi Kematian ASN BPN Nias di Skyview Setiabudi, 2 Cewek Diamankan
Bupati Karo Tinjau Lokasi Kecelakaan Tugu Perjuangan Berastagi, Instruksikan Perbaikan Dipercepat
Pabrik Sepatu Huiteng di China Terbakar, 28 Orang Tewas
Usai Kencan Pulang Ke Rumah, Lalu Ngeseks, Eh...Cekcok, Kekasih Dibunuh Lalu Ditelanjangi
Kecelakaan Kereta Api di Belawan, Seorang Wanita Meninggal Dunia di Tempat
komentar
beritaTerbaru