Jumat, 04 September 2026

Kebakaran Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei, 3 Karyawan Tewas, Begini Kronologisnya

Faliruddin Lubis - Jumat, 04 September 2026 10:44 WIB
Kebakaran Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei, 3 Karyawan Tewas, Begini Kronologisnya
IST
Kebakaran pabrik sabun PT Evyap yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun.

POSMETRO MEDAN,Simalungun - Kebakaran pabrik sabun PT Evyap yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, menyebabkan tiga orang tewas. Polisi mengungkap kronologi kebakaran tersebut.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan berdasarkan informasi yang dikumpulkan pihak kepolisian di lokasi, kebakaran itu terjadi Kamis (3/9/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Lalu, sekira pukul 10.10 WIB, komandan regu (danru) sekuriti mendengar suara ledakan dari sektor plant drumming pabrik PT Evyap.

"Setelah mendengar suara ledakan, saksi berlari ke arah belakang gedung pabrik dan melihat api sudah membesar membakar bangunan hingga merambat ke bangunan lain di sekitarnya," kata Verry.

Baca Juga:

Informasi itu pun dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Kemudian, sekira pukul 10.30 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api.

Namun, saat itu api belum dapat dipadamkan. Alhasil, sejumlah kendaraan pemadam kebakaran lainnya dikerahkan ke lokasi. Verry menyebut ada sekitar 13 unit armada pemadam kebakaran dari berbagai instansi yang dikerahkan ke lokasi.

Baca Juga:

Usai menerima informasi kejadian itu, pihak kepolisian pun turun ke lokasi dan mengevakuasi para pekerja.

Berdasarkan informasi awal kata Verry, api diduga berasal dari area beading plant. Verry menjelaskan bahwa beading plant ini adalah proses hilirisasi oleokimia yang mengubah produk turunan kelapa sawit berwujud cair menjadi padat berbentuk butiran kecil sebagai bahan baku pembuatan sabun.

Namun, terkait informasi asal api tersebut masih dugaan sementara. Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu.

"Informasi awal menyebutkan area yang terbakar adalah beading plant, dengan informasi api pertama terlihat di lantai 3 atau 4 dan adanya suara dentuman. Namun demikian, informasi tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan penyebab kebakaran dan masih memerlukan pemeriksaan oleh pihak berwenang," sebutnya.

Informasi yang dihimpun awak media di lokasi bahwa api dan kepulan asap hitam mulai terlihat sekitar pukul 10:30 Wib.

Dalam waktu singkat kepulan asap hitam pekat semakin menjadi – jadi tampak keluar dari salah satu bangunan gedung operasional pabrik sabun tersebut.

Kepulan asap hitam tebal itu dapat terlihat dari area sekitar kawasan maupun dari luar kawasan industri. Fenomena ini mengindikasikan insiden yang cukup signifikan dan menarik perhatian warga serta pekerja di sekitar lokasi.

Dari sekitar lokasi kejadian tampak armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dari KEK Sei Mangkei langsung dikerahkan ke lokasi. Tim Damkar berupaya melakukan penanganan cepat dan melokalisir kobaran api agar tidak meluas ke area bangunan operasional lainnya.

Upaya pemadaman terus dilakukan hingga siang hari, tim pemadam kebakaran bersama petugas keamanan dan personel patroli kawasan masih berada di lokasi. Petugas damkar terlihat berjibaku memadamkan api agar tidak merambat kebangunan lain.

Regional HR & Corporate Services Director PT Evyap Sabun Indonesia, Farid Basir mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja vendor serta memperketat pengawasan terhadap operasional perusahaan.

"Kami tengah mengevaluasi dampak insiden ini terhadap kegiatan operasional perusahaan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung kelangsungan operasional, dengan tetap menjadikan keselamatan sebagai pertimbangan utama," jelasnya Farid saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun perusahaan, terdapat tiga pekerja kontraktor yang menjadi korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Tidak ada korban luka lain yang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Tiga korban meninggal dunia. Tidak terdapat korban luka yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit," ujarnya.

Selain itu pihaknya mengatakan, tiga pekerja kontraktor yang menjadi korban kebakaran yang menyebabkan meninggal dunia akan mendapatkan bantuan dan dukungan dari perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami berkomitmen untuk memberikan segenap dukungan dan bantuan yang dapat kami upayakan kepada keluarga dan pihak-pihak yang terdampak. Keselamatan dan kesejahteraan karyawan, tenaga kontraktor, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan senantiasa menjadi prioritas utama kami," katanya.

Saat ini, tim perusahaan berkoordinasi dengan pihak berwenang dan layanan tanggap darurat untuk memastikan lokasi kejadian dalam kondisi aman dan terkendali.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim tanggap darurat, pihak berwenang, karyawan, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam menangani insiden ini," ucapnya.

Pabrik sabun milik PT Evyap yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) mengalami kebakaran.

Video insiden kebakaran itu beredar luas di media sosial. Berdasarkan video yang dilihat, Kamis (3/9/2026), tampak api berkobar cukup besar. Bagian bagunan tampak hacur. (DetikSumut)

Tags
beritaTerkait
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Tewas
Pemkab Humbahas dan Yonif TP 955 HS Padamkan Kebakaran Lahan Warga di Simangaronsang
Presiden Prabowo Perintahkan 1.000 Perwira TNI dan Polri untuk Edukasi Warga Terkait Bahaya Bakar Lahan
Cegah Karhutla, Polres Dairi Gelar Rakor Lintas Sektoral di Silahisabungan
Polres Karo Ajak Masyarakat Stop Kekerasan terhadap Anak
Antisipasi Bencana dan Karhutla, Polres Karo Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana
komentar
beritaTerbaru