Tak hanya polisi, Pemkab Humbahas pimpinan Bupati Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., juga turut turun tangan langsung ke lapangan.
Melalui Asisten I Sabar Hasiholan Purba, S.H., M.M., Pemkab mengingatkan kedua kubu kembali pada jati diri orang Batak sesungguhnya sejati.
Baca Juga:
"Kepada keluarga Op. Patar Munthe dan Pomparan Raja Napasang Manullang, mari bersama menjaga ketertiban dan persaudaraan," serunya lantang hari ini.
Ia menegaskan semua warga terikat kekeluargaan Marhula Boru dalam falsafah adat Dalihan Natolu yang wajib dijaga bersama selamanya oleh semua.
Baca Juga:
Menurutnya, kedua keluarga merupakan satu saudara yang lahir dari tanah Humbang yang sama dan harus saling menghormati selamanya dengan tulus.
Oleh karena itu, perselisihan lahan tidak boleh memutus tali persaudaraan dan kebersamaan yang telah terjalin sangat lama di desa kita.
Sementara itu, kuasa hukum Op. Patar Munthe, Poltak Silitonga, S.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam kepada semua pihak.
Ia berterima kasih kepada Kapolda Sumut, Polres Humbahas, Pemkab, tokoh adat, tokoh agama, dan Preses HKBP Distrik III Humbang setempat.
"Terima kasih semua pihak. Kepada klien saya Op. Patar Munthe, kembalilah ke rumah dan jalankan usahamu," ujar Poltak kemarin siang.
Ia meminta Op. Patar Munthe tidak merasa takut, cemas, karena Kapolres dan Kasat Reskrim telah menjamin keamanan penuh setiap saat.
Tags
beritaTerkait
komentar