Alamak! Potongan Kaki Diduga Bekas Operasi Dibuang di Sungai Deli
Polisi Selidiki Pembuang Potongan Kaki Manusia di Sungai Deli Medan.
Peristiwa 27 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Tapanuli Selatan - Seorang pria di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), berinisial SBP (48) tega menganiaya anak tirinya, MAG (3), hingga tewas. Penganiayaan terjadi lantaran pelaku kesal korban sering menangis.
"Pelaku merupakan ayah sambung korban. Korban meninggal dunia setelah mengalami serangkaian tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh, SBP," kata Kasi Humas Polres Tapsel Ipda Amalisa Nofriyanti Siregar dilansir detikSumut, Minggu (7/9/2025).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Perladangan Mandara Juntak, Dusun Rispa, Desa Pargarutan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Jumat (5/9). Saat itu ibu korban berpamitan sebentar ke kampung sebelah untuk mengisi daya ponsel karena rumah mereka berada di tengah kebun dan tidak ada listrik.
Korban meminta ikut dengan ibunya, tetapi tidak diizinkan hingga menangis. Setelah ibu korban pergi, pelaku yang emosi pun melampiaskan amarahnya kepada korban.
"Terduga pelaku diduga saat itu mengangkat dan membanting korban ke tanah sebanyak satu kali. Saat korban masih menangis, terduga pelaku kembali menampar kepala korban dengan tangan kanan, lalu mendorongnya hingga terjatuh," jelasnya.
Pelaku kembali mengangkat dan membanting korban berkali-kali hingga memukul kepala korban menggunakan kayu. Usai melakukan aksi kejianya, pelaku justru rebahan di depan rumah sambil melihat korban yang tergeletak di tanah menangis kesakitan.
"(Motif) pelaku merasa kesal dan terganggu karena anak korban sering menangis. Terduga pelaku yang kini ditetapkan menjadi tersangka sudah mengakui perbuatannya. Bahkan, dia juga mengakui sering melakukan kekerasan serupa terhadap korban sebelumnya," imbuhnya.
Awalnya, pelaku sedang duduk di depan rumah. Sementara korban, bersama abangnya, A, sedang bermain di sekitar rumah. Selang beberapa waktu, ibu korban berpamitan ingin mengecas handphone ke kampung sebelah. Sebab, rumah di tengah kebun yang mereka tinggali tidak ada listrik.
Lalu, saat ibu korban hendak pergi, korban pun meminta ikut dengan ibunya, tetapi tidak diizinkan. Alhasil, korban menangis sambil mengejar ibunya hingga ke samping rumah.
Pelaku pun berupaya menahan korban agar tidak ikut. Setelah ibu korban pergi, pelaku yang telah emosi pun melampiaskan amarahnya ke korban.
Polisi Selidiki Pembuang Potongan Kaki Manusia di Sungai Deli Medan.
Peristiwa 27 menit lalu
Nyusul Tiga Rekannya, Otak Pelaku Pembobolan Mes Polda Aceh Dilumpuhkan.
Kriminal 53 menit lalu
Bunuh Istri karena Tolak Berhubungan Intim, Pria di Medan Dituntut 15 Tahun Bui.
Kriminal satu jam lalu
Respon Cepat, Tekab Polsek Medan Area Ringkus Pembongkar Rumah Warga Jermal V
Kriminal 2 jam lalu
Dinkes Sumut Tingkatkan Kewaspadaan Virus Hanta, RSUP Adam Malik Jadi Rujukan Utama.
Medan 2 jam lalu
Sidang Dugaan Pungli Honor Pokja di Bawaslu Kota Gunungsitoli dengan Terdakwa Nur Alia.
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus penyala
Kriminal 2 jam lalu
Ikut Misi Kemanusiaan ke Gaza, Jurnalis Indonesia Diculik Tentara Israel!
Inter-Nasional 3 jam lalu
Bea Cukai Sumut Gagalkan Penyelundupan 113 Balpres dari Malaysia di Batu Bara
Peristiwa 3 jam lalu
Kapolres Langkat Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Hinai, Tanamkan Disiplin, Anti Bullying dan Kesadaran Hukum Generasi Muda.
Sumut 12 jam lalu