Selasa, 19 Mei 2026

Dinkes Sumut Tingkatkan Kewaspadaan Virus Hanta, RSUP Adam Malik Jadi Rujukan Utama

Faliruddin Lubis - Selasa, 19 Mei 2026 10:11 WIB
Dinkes Sumut Tingkatkan Kewaspadaan Virus Hanta, RSUP Adam Malik Jadi Rujukan Utama
IST
RSUP H. Adam Malik.

POSMETRO MEDAN,Medan- Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara meningkatkan status kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Virus Hanta (Hantavirus), penyakit zoonosis mematikan yang ditularkan melalui tikus dan hewan pengerat.

Sebagai langkah antisipasi, RSUP H. Adam Malik ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan utama penanganan kasus infeksi emerging tersebut.

Kebijakan itu menyusul terbitnya dua Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI masing-masing tertanggal 12 Agustus 2025 dan 10 Mei 2026 tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi penyakit Virus Hanta.

Baca Juga:

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal, mengatakan seluruh fasilitas kesehatan di Sumut diminta meningkatkan deteksi dini terhadap gejala yang mengarah pada infeksi virus tersebut.

"RSUP Adam Malik menjadi rumah sakit rujukan utama. Namun rumah sakit daerah maupun swasta juga diperbolehkan menangani pasien suspek sepanjang memiliki ruang isolasi dan fasilitas penanganan gangguan pernapasan atau renal," ujarnya, Selasa, (19/5/2026).

Baca Juga:

Virus Hanta dikenal memiliki tingkat kematian cukup tinggi. Penularannya terjadi melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang mengontaminasi udara maupun permukaan benda di lingkungan lembap dan kotor.

Untuk memperkuat pengawasan, Dinkes Sumut mengaktifkan sistem surveilans terpadu melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) di seluruh puskesmas.

Pemantauan difokuskan pada tren kasus Severe Acute Respiratory Infection (SARI), terutama yang mengarah pada tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) maupun Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).

Menurut Hamid, hingga kini belum ditemukan indikasi Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait virus tersebut di Sumatera Utara.

"Hingga saat ini, data SKDR untuk kasus ISPA maupun sindrom kuning belum menunjukkan laporan signifikan yang mengarah pada KLB," katanya.

Tags
beritaTerkait
Lindungi Masyarakat Dari Hantavirus, Gubsu Bobby Nasution Imbau Jaga Kebersihan Lingkungan
Diduga Tak Laik Jalan, Truk Fuso Mundur dan Hantam Dua Warung
Tragedi Mobil Brio Hantam Pedagang Pasar Kaget, AMPI Binjai Minta Pelaku Dihukum Berat
Diduga Pengaruh Miras Pengemudi Mobil Hantam Ruko dan Pengendara Sepeda Motor Hingga Terkapar
RSUP Adam Malik Kini Tampil Modern, Pasien Puas dengan Pelayanan
komentar
beritaTerbaru