Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Kunker ke Samsat Sekip
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan PACITAN – Pernikahan Tarman (74), seorang kakek asal Duren, Jatiroto, Wonogiri, Jawa Tengah, dengan gadis muda bernama Shela Arika (24) asal Pacitan, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial. Bukan hanya karena jarak usia yang terpaut 50 tahun, tetapi juga lantaran mahar fantastis berupa cek senilai Rp 3 miliar.
Akad nikah pasangan beda generasi itu berlangsung pada Rabu (8/10/2025) malam di Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, dan disaksikan banyak orang. Namun di balik kemeriahan itu, sosok Tarman rupanya menyimpan rekam jejak kelam.
Berdasarkan catatan Pengadilan Negeri Wonogiri, Tarman bin (alm) Kariyo Sutirto merupakan mantan narapidana kasus penipuan. Ia divonis dua tahun penjara lewat putusan Nomor 47/Pid.B/2022/PN Wng yang dibacakan pada 22 Juni 2022.
Dalam amar putusan, hakim menyatakan Tarman terbukti melakukan penipuan dengan sejumlah barang bukti berupa rekening bank yang kemudian disita. Motif penipuannya tidak dijelaskan secara rinci dalam salinan putusan tersebut.
*Mahar Sempat Berubah*
Kepala KUA Bandar, Bakhrul Husaeni, membenarkan bahwa awalnya pasangan ini mendaftarkan diri dengan mahar berupa uang Rp 1 miliar dan satu unit Toyota Camry.
Namun dua hari sebelum akad nikah, jumlah mahar naik menjadi Rp 3 miliar, sementara mobil Camry tetap disebut sebagai bagian dari mas kawin.
"Namun pada hari pernikahan, mobil Camry hanya dijadikan hadiah tambahan, bukan mas kawin. Mas kawinnya berupa cek senilai Rp 3 miliar," jelas Bakhrul.
Ia memastikan seluruh proses pernikahan telah sesuai aturan dan perubahan mahar dilakukan atas kesepakatan kedua pihak.
Viral dan Diterpa Isu Kabur
Usai pernikahan viral di Instagram dan TikTok, muncul kabar bahwa Tarman kabur membawa sepeda motor milik keluarga mempelai wanita. Cek Rp 3 miliar yang dijadikan mahar pun disebut-sebut palsu, sementara mobil Camry ternyata mobil rental.
Dalam siaran langsung akun TikTok @KandangPacitan, seseorang yang mengaku kerabat pengantin wanita menyebut,
"Setelah viral, pengantin kabur. Mobil ditinggal dan bawa kabur motor tuan rumah. Pengantin wanitanya sedih," ujarnya.
Namun isu itu dibantah Kepala Desa Jeruk, Haris Kuswanto, yang menegaskan bahwa Tarman tidak kabur.
"Sampai saat ini tidak kabur kok. Keluar sama istrinya malah. Tadi siang sempat keluar, sore balik lagi," ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).
Sementara seorang warga bernama Dwi, yang mengaku mantan besan keluarga Tarman, menuturkan bahwa Tarman pernah dipenjara karena penipuan jual beli pedang samurai senilai Rp 1 miliar.
Kini, publik masih menantikan kejelasan kabar mengenai keabsahan cek Rp 3 miliar dan status Tarman yang kembali jadi perbincangan.( San/bs)
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 6 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rapat Paripurna, Dorong Percepatan Tindak Lanjut Hasil Reses DPRD Kota Medan.
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan aktivitas Gunungapi S
Sumut 8 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali menangkap dua orang lakilaki dengan inisial A (55) & MD (42) yang d
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, melantik lima Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) dan 12 pejabat fungsi
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Batang Kuis Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meminta arahan pemerintah pusat untuk memperkuat penyelarasan pr
Sumut 10 jam lalu
Kenaikan status tersebut mulai berlaku pada 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB, setelah Gunung Sinabung mengalami erupsi pada pukul 10.17 WIB.
Sumut 11 jam lalu
200 Mahasiswa Parliament Tour ke DPRD Medan, Bahas Fungsi Legislasi Pengawasan dan Anggaran.
Medan 11 jam lalu
Workshop Digital Entrepreneurship KEK, Pj Sekda Erfin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital.
Medan 11 jam lalu
Kehilangan Kepercayaan, Mahasiswa UDA Bakar Ban di Depan LLDikti Wilayah 1 Sumatera Utara.
Medan 11 jam lalu