Minggu, 29 Maret 2026
Curhat Terakhir Korban Ucapkan Selamat Hari Ayah Kepada Orang Tuanya

Semoga Cepat Tertangkap Pelakunya, Agar Kami Paham Apa Salah Anak Kami...

Administrator C
Administrator - Minggu, 16 November 2025 11:38 WIB
Semoga Cepat Tertangkap Pelakunya, Agar Kami Paham Apa Salah Anak Kami...
SAN
Bonio Gajah (18) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Dusun IV, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

POSMETRO MEDAN,Deli Serdang -Peristiwa seorang mahasiswa bernama Bonio Gajah (18) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Dusun IV, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) masih jadi misteri dan jadi pembahasan warga di Desa Marindal II, atau yang lebih dikenal dengan nama Pasar 12 tersebut.

Cerita warga dari mulut ke mulut di sana juga terus bergulir. Terakhir, rumah orang tua diduga pelaku pun menjadi perbincangan. Apalagi, warga mengaku orang tuanya sudah 2 hari kehilangan kontak dengan anaknya.

"Katanya begitu, Bang. Tapi kita bisa menuduh juga. yang pasti anak itu memang sudah dicari-cari orang tuanya 2 hari ini tak ketemu dan dihubungi juga tak bisa lagi," kata seorang warga.

Baca Juga:

Nah, Sabtu (15/11/2025) kemarin, tersiar kabar kalau satu pelaku sudah ditangkap oleh polisi.

"Sabar, masih di lapangan," kata Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, saat dihubungi wartawan, Sabtu (15/11/2025).

Baca Juga:

Sementara, ayah korban, Johar Gajah pun buka suara. Johar menyebut terakhir berkomunikasi dengan anaknya pada Rabu (12/11). Saat itu, korban memberikan ucapan Selamat Hari Ayah kepadanya.

"Terakhir komunikasi hari Rabu. Kebetulan pada hari Rabu dia mengucapkan selamat hari ayah, dibuatnya kalimat yang sangat menyentuh," kata Johar.

Keesokan harinya, Johar menghubungi anaknya untuk mengirimkan uang kuliah. Namun, Bonio tak kunjung merespons.

Atas hal itulah, Johar menyuruhnya anaknya, Diva, untuk mengecek korban ke rumah. Johar yang merupakan seorang kepala desa di Humbahas itu enggan menyimpulkan apakah anaknya menjadi korban perampokan atau tidak.

Namun, kata Johar, ada sejumlah barang anaknya yang hilang. Selain itu, korban juga mengalami luka lebam di tubuhnya.

"Untuk sementara saya belum bisa menyimpulkan. Bisa saja kawannya karena kunci pintu bagus semuanya, nggak ada rusak. Yang hilang sepeda motor, handphone, kartu ATM, STNK hilang semua. Dia tinggal sendirian, cuman kadang membawa kawannya. (Luka) gigi rontok, leher, dahi lebam semua. Semoga cepat tertangkap pelakunya, agar kami paham apa salah anak kami," pungkasnya.

Kakak korban bernama Diva mengatakan, awalnya orangtuanya menyuruhnya pulang ke rumah mereka di Dusun IV, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, untuk mengecek korban. Pasalnya, korban tidak dapat dihubungi sejak Kamis (13/11/2025).

Diva yang bekerja sebagai ahli gizi MBG di Tembung memang tak selalu pulang ke rumah. Sementara kedua orangtuanya tinggal di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Usai disuruh oleh orang tuanya, Diva pun langsung pulang ke rumah. Dia mengaku berangkat pada Jumat (14/11) sekira pukul 20.00 WIB dan tiba di rumah sekitar pukul 20.30 WIB.

"Awalnya itu karena sudah dua hari hilang kontak, mama dan ayah kecarian. Jadi, ayah nyuruh saya ngecek ke rumah memastikan kenapa nggak balas WhatsApp," kata Diva, saat diwawancarai di RS Bhayangkara TK II Medan, Sabtu (15/11).

Setibanya di rumah, kata Diva, dia mendapati gerbang rumah tersebut tidak dikunci seperti biasanya dia dan adiknya mengunci gerbang tersebut sebelumnya. Dia mengatakan mereka biasanya mengunci pagar tersebut mulai dari bagian atas, tengah, dan bawah.

Sementara saat tiba di rumah itu, Diva mendapati hanya bagian tengahnya yang digembok.

"Sampai di sana, gerbang itu dikunci bukan seperti biasa saya dan adik saya mengunci. Kalau kami bisanya ngunci pintu bagian atas, bawah dan tengah. Kalau kemarin cuma tengah saja dan itu digembok," sebutnya.

Diduga Dibunuh, Mahasiswa Ditemukan Tewas Dalam Rumah di Deli Serdang

Diva pun membuka pintu gerbang itu. Lalu, dirinya membuka kunci pintu kayu untuk masuk ke dalam rumah tersebut, tetapi tak bisa dibuka.

Saat itu, Diva berpikir bahwa rumah tersebut dikunci dari dalam menggunakan kunci geser. Alhasil, Diva pun membuka pintu kayu itu dengan memasukkan tangannya dari jendela.

"Kemudian saya mencium bau amis dari jendela itu terlihat juga berceceran darah. Saya buka gorden, sudah berlumuran darah, rumah itu berantakan, dan (ada) bercak kaki.

Setelah membuka pintu, Diva syok karena melihat adiknya sudah terbujur kaku di lantai kamar dengan posisi telentang. Sontak dia pun berteriak memanggil warga. Diva mengaku saat itu tak sempat melihat jenazah adiknya secara jelas karena sudah ketakutan.

Dia mengatakan ada sejumlah barang adiknya yang hilang, seperti sepeda motor, handphone dan juga dompet berisi ATM.

"Yang hilang barang adik saya motor, hp sama dompet. Dompet isinya ada ATM sama KTM," jelasnya.

Diva menjelaskan bahwa dia terakhir kali bertemu adiknya pada Senin (10/11) sore. Awalnya, Diva menghubungi ibunya untuk pamit pergi kerja.

Pada saat yang bersamaan, adiknya meminta izin ke ibunya untuk membawa temannya menginap di rumah tersebut, sehingga dia tidak sendirian di rumah karena kakaknya pergi bekerja.

"Adik saya bilang 'aku sendiri, aku bawa teman lah nginap' terus yaudah kata mama jangan bawa orang banyak-banyak," ujarnya.

Setelah pergi dari rumah, Diva mengaku masih sempat berkomunikasi dengan adiknya hingga Rabu (12/11) malam. Namun, sejak Kamis korban tak lagi merespons saat dihubungi.

"Terakhir komunikasi sama saya hari Rabu jam 22.00 dan Kamis sampai Jumat nggak balas chat," pungkasnya.(DAM/detiksumut)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Kecelakaan Maut, 2 Orang Tewas Terlindas Truk Tronton
Wanita yang Tewas di Plaza Medan Fair Carine Kyna, Polisi: Diduga Bunuh Diri
Kenal Lewat MiChat, Pria Ini Tewas di Kamar Hotel Saat Check In Sama Cewek
Pengerjaan Proyek Islamic Centre Abai K3, Seorang Pekerja Tew4s Jatuh dari Ketinggian
Aktivis Mahasiswa Asahan Kutuk Aksi Penyerangan Terhadap Aktivis Andrie Yunus
Banyak Kejanggalan, Orangtua Sudah Lapor Polisi
komentar
beritaTerbaru