Mayat Pria Ditemukan Tewas Terikat di Perkebunan Tebu
Pria Ditemukan Tewas Terikat di Perkebunan Tebu Deli Serdang.
Peristiwa 2 menit laluPOSMETRO MEDAN,Asahan- Sejumlah aktivis dari berbagai organisasi mahasiswa di Asahan tergabung dalam Koalisi Aktivis Bersuara (KALIBER) menggelar aksi solidaritas untuk Wakil Ketua Umum KontraS, Andrie Yunus, di Bundaran Tugu Perjuangan, Jalan Imam Bonjol, Kisaran Rabu (18/3/2026).
Tidak hanya mengutuk aksi penyerangan dengan menggunakan air keras itu, dalam orasinya mereka juga mendesak Presiden Prabowo Subianto agar memerintahkan Kapolri dan Komnas HAM mengusut tuntas kasus yang diduga dilakukan 4 oknum personel TNI itu.
Risky Nur Aldiansyah, Aktivis Elemen Mahasiswa Pejuang Keadilan yang juga koordinator lapangan tersebut dalam orasinya mengatakan, mengutuk keras aksi penyerangan yang terjadi pada 12 Maret 2026 terhadap Andrie Yunus.
Baca Juga:
Menurutnya, tindakan keji dengan menggunakan air keras itu, dapat dikatakan bagian dari sejarah kelam dan epidemi pelanggaran HAM yang terus-menerus terjadi di tanah air tanpa penyelesaian yang tuntas.
Senada dengan pernyataan Risky Nur Aldiansyah tersebut juga disampaikan Muhammad Akbarsyah Sinaga, Perwakilan DPP Sentral Aktivis Mahasiswa Pemuda Sumatera Utara.
Baca Juga:
Aktivis penanggungjawab aksi tersebut mengungkapkan, bahwa Indeks skor 6,4 yang dikeluarkan oleh lembaga The Economist Intelligence Unit (EIU) menjadi bukti nyata bahwa Indonesia masih menyandang status "flawed democracy" terutama pada persoalan kebebasan sipil.
Dikatakannya, capaian indeks tersebut menunjukkan stagnasi kualitas demokrasi yang memprihatinkan. Karena angka tersebut sama sekali tidak mengalami perbaikan yang berarti pasca tujuh dekade kemerdekaan Indonesia.
Kondisi memperihatinkan dalam penegakan hukum terkait HAM dan kekebebasan sipil dalam demokrasi Indonesia itu juga mendapat keritikan dari Meirad Arianza Bima, Aktivis Republic of Indonesia's Society for Empowerment.
Dengan tegas dirinya menuntut pencopotan Kapolri jika jajaran kepolisian gagal menyelesaikan kasus tersebut, di tengah ketersediaan bukti dan petunjuk yang ada.
Meirad memaparkan, pimpinan instansi yang tidak mampu melindungi Masyarakat, tidak pantas atau tidak layak untuk dipertahankan. Hal itu merupakan konsekwensi dan bentuk pertanggungjawaban seorang petinggi atau pimpinan institusi terhadap publik.
Pria Ditemukan Tewas Terikat di Perkebunan Tebu Deli Serdang.
Peristiwa 2 menit lalu
Batalyon Infanteri TP 906/SLG melaksanakan ramah tamah dan syukuran ulang tahun keI Batalyon yang berbasis di Kabupaten Pakpak Bharat
Sumut 14 menit lalu
Digerebek Tengah Malam, Polres Karo Temukan Ganja Hampir 108 Gram di Rumah Buruh Bangunan.
Peristiwa 29 menit lalu
Jual Beli Ganja 20 Kg, 2 Pria Divonis 20 Tahun Penjara.
Medan 2 jam lalu
Kemerdekaan ke81 Harus Jadi Momentum Benahi Pengelolaan Pendidikan.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Jaga Tanaman Tetap Subur, Babinsa Dampingi Petani Bersihkan Gulma di Kebun Jahe.
Bisnis 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,BATAM Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, memperjuangkan penambahan Transfer Keuangan Daerah (
Medan 4 jam lalu
PKBM Bumi Literasi Tuan Rumah Digitalisasi Pembelajaran SPNF Deli Serdang.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,NIAS BARAT Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (U
Sumut 4 jam lalu
Prabowo Pangkas Bunga Cicilan Motor Listrik, DP Bakal Nol Yang Masih Pakai Motor Bensin Rasain Sendiri
Global 6 jam lalu