Rabu, 11 Februari 2026

Hujan tak Kunjung Reda, Tanah pun Retak: Sumatera Utara Dikepung Air dan Longsor

Evi Tanjung - Rabu, 26 November 2025 22:14 WIB
Hujan tak Kunjung Reda, Tanah pun Retak: Sumatera Utara Dikepung Air dan Longsor
Ist
Sumatera Utara dikepung air

Ajun Komisaris Hitler Hutagalung, Kepala Polsek Pahae Jae, memastikan para korban telah dievakuasi ke rumah warga terdekat. Mereka menunggu rujukan ke Puskesmas Janjiangkola untuk perawatan medis. "Yang penting sekarang keselamatan dahulu," katanya singkat.

Mandailing Natal: Delapan Kecamatan Terendam

Banjir juga menerjang Mandailing Natal, daerah yang bertetangga dengan Sumatera Barat. Hujan yang menghajar sejak Sabtu membuat delapan kecamatan basah seluruhnya. "Di Panyabungan Selatan juga ada tanah longsor, tapi belum ada korban jiwa," tutur Mukhsin Nasution, Kepala BPBD setempat.

Nias, Gunungsitoli, dan Sibolga: Tanah Bergerak, Air Mencari Jalan

Di Nias Selatan, tanah yang gembur membuat akses antar kabupaten tersendat, terutama di Kecamatan Hilimegai. Satu rumah rusak berat di Kecamatan Fanayama, sementara ruas jalan di Onolalu tertimbun longsor. Tidak ada korban jiwa.

Kota Gunungsitoli juga bangun lebih pagi dari biasanya sekitar pukul 01.00 dinihari, dua titik longsor menutup jalan sepanjang 25 meter dan merusak rumah warga. Material tebal menutup Jalan Nias Tengah Kilometer 12 di Desa Hiligodu Ombolata, Gunungsitoli Selatan, serta Dusun II Desa Samasi, Gunungsitoli Idanoi.

Sementara itu di Kota Sibolga, empat kecamatan Sibolga Kota, Sibolga Sambas, Sibolga Selatan, dan Sibolga Utara direndam air setinggi 30–50 sentimeter. Warga memilih bertahan atau menyingkir sementara, menunggu air surut.

Korban Jiwa: Baru Di Tapteng

BPBD Sumut mencatat, sejauh ini hanya korban jiwa di Desa Mardame, Sitahuis, Tapteng yang telah terkonfirmasi. Daerah lain masih pada tahap penanganan, pemetaan kerusakan, dan evakuasi warga.

Korban meninggal yakni Dewi Hutabarat, ibu rumah tangga, berserta tiga anaknya yaitu Tio Arta Rouli Lumbantobing, Vania Aurora Lumbantobing,dan Ilona Lumbantobing. Diperkirakan longsor terjadi pada dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah Tapteng." Dari laporan BPBD Tapteng, ke empat korban ditemukan tertimbun longsor di dalam rumah sekitar pukul 07.00 WIB tadi." ujar Tuahta.

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru