Senin, 29 Juni 2026

Presiden Prabowo Tinjau 3 Kabupaten Terdampak Banjir di Aceh, Minta Penanganan Dipercepat

Faliruddin Lubis - Sabtu, 13 Desember 2025 09:04 WIB
Presiden Prabowo Tinjau 3 Kabupaten Terdampak Banjir di Aceh, Minta Penanganan Dipercepat
Dok/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo saat mengunjungi Aceh Tamiang.

POSMETRO MEDAN,Aceh Tamiang — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto langsung bergerak menuju Provinsi Aceh setelah menyelesaikan rangkaian agenda kenegaraan di Kota Medan, Jumat (12/12/2025).

Kunjungan kerja mendadak ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi tiga kabupaten yang terdampak banjir besar sekaligus memastikan seluruh proses penanganan darurat berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Setibanya di Aceh, Presiden Prabowo memilih Kabupaten Aceh Tamiang sebagai lokasi pertama peninjauan. Daerah ini menjadi salah satu wilayah paling parah terdampak setelah banjir melanda pemukiman padat penduduk dan memaksa ribuan warga mengungsi.

Baca Juga:

Presiden langsung menuju posko pengungsian di sekitar Jembatan Aceh Tamiang, yang menjadi titik konsentrasi bantuan dan tempat tinggal sementara bagi banyak keluarga.

Di posko tersebut, Presiden berdialog dengan warga untuk mendengar langsung kondisi aktual, mulai dari kebutuhan pangan, sanitasi, pelayanan kesehatan, hingga fasilitas bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Baca Juga:

Presiden menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, TNI-Polri, dan berbagai relawan untuk mempercepat bantuan.

"Saya pastikan pemerintah terus berupaya memenuhi seluruh kebutuhan dasar masyarakat. Kita ingin warga merasa aman dan tidak kekurangan apa pun selama masa darurat ini," ujar Presiden Prabowo.

Selain memastikan bantuan logistik, Presiden juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan, terutama mengingat banyaknya pengungsi yang terpapar air kotor serta risiko penyakit kulit dan infeksi. Ia memerintahkan agar jumlah tenaga medis ditambah dan pos kesehatan diperluas.

Tak hanya itu, Presiden Prabowo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Aceh jika terdapat layanan yang belum optimal atau bantuan yang belum merata.

"Saya mohon maaf bila masih ada kekurangan dalam penanganan ini. Kondisi lapangan memang cukup berat, banyak akses terputus, dan beberapa wilayah sulit dijangkau. Namun pemerintah tidak akan berhenti bekerja. Semua tim sedang berupaya maksimal," ujarnya.

Tags
beritaTerkait
Cornelis Jabat Dirreskrimum Polda Sumut, Ricko Dimutasi jadi Penyidik di Bareskrim Polri
Bhayangkari Sumut Salurkan 140 Set Meja dan Kursi untuk SD Terpencil di Karo
Kejam! Wanita Aceh Dibunuh di Malaysia Sedang Hamil, Perut Diinjak hingga Melahirkan
Arif Jaka Sona PDI- P Binjai Tinjau Dua Titik Drainase yang Sering Kebanjiran
Polisi Musnahkan Ladang Ganja 2 Hektar, 2 Pelaku Diburu Petugas
HM Nezar Djoeli: MUBES XII Aceh Sepakat Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Kolaborasi Masyarakat Aceh di Sumatera Utara
komentar
beritaTerbaru