Alamak! Sepasang Penumpang Ngeseks di Bangku Belakang Ditegur Sopir Taksi Online
Viral, Driver Taksi Online Tegur Tegas Penumpang Diduga Lakukan Tindakan Asusila
Viral 28 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) buka suara soal penjualan mobil yang mengalami penurunan drastis di Tanah Air. Menurut mereka, bukan hanya di Indonesia, menurunnya daya beli dan perlambatan ekonomi terjadi di banyak negara.
Penjualan mobil secara wholesales di bulan April 2025 hanya mencapai 51.025 unit. Nominal tersebut turun 27,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 70.895 unit.
Bukan hanya wholesales, penjualan mobil secara retail (dari dealer ke konsumen) selama bulan lalu juga mengalami penurunan parah, yakni 25,5 persen! Catatan tersebut menempatkan penjualan April sebagai yang terburuk sepanjang tahun ini.
Baca Juga:
Menurut Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, kondisi tersebut diakibatkan perlambatan ekonomi yang akhirnya mempengaruhi daya beli konsumen. Namun kata dia hal ini tak hanya terjadi di Indonesia, melainkan secara global.
"Karena memang ekonomi melambat bukan hanya Indonesia, kan seluruh dunia juga gitu," ujar Nangoi, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (17/5).
Baca Juga:
"Tapi kami sudah berusaha yang terbaik, pemerintah bahkan memberi insentif buat hybrid, beberapa finance company juga mendukung kami. Tapi memang yang namanya daya beli dan ekonomi keseluruhan menurun," tambahnya.
Lebih jauh, Nangoi juga bicara mengenai kelas menengah yang semakin berkurang di Indonesia. Hal tersebut, kata dia, juga mempengaruhi penurunan penjualan kendaraan.
"Kalau dilihat juga ini masyarakat menengah atas Indonesia juga banyak yang turun kelas dan segala macam. Jadi itu yang bikin penjualan terganggu," ungkapnya.
Nangoi mengaku masih optimistis penjualan di bulan-bulan berikutnya dapat membaik meski angkanya kemungkinan tak berbeda jauh dibandingkan tahun lalu.
Penjualan mobil tahun lalu dari puluhan merek mobil anggota Gaikindo mencapai 865.723 unit. Hasil tersebut merosot 13,9 persen dibandingkan 2023 yang mencapai 1.005.802 unit.
"Tapi saya pikir itu enggak akan terlalu lama dan bisa recovery. Jadi kalau saya masih optimis bisa oke apalagi di Juli akan naik ada pameran besar, sudah mulai musim panas juga dan segala macam. Ya bisa membaik ya," kata Nangoi. (wan/dtc)
Viral, Driver Taksi Online Tegur Tegas Penumpang Diduga Lakukan Tindakan Asusila
Viral 28 menit lalu
Cuaca Kota Medan Banyak Diguyur Hujan Ringan, Cek Ramalan Kamis 12 Februari 2026.
Medan 38 menit lalu
Wali Kota Medan Buka Pasar Murah Sambut Ramadan dan Idul Fitri di Medan Labuhan
Medan 52 menit lalu
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 13 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 13 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 13 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 13 jam lalu