3.096 Pelajar Diterima di UNIMED Melalui Jalur SNBP 2026
POSMETRO MEDAN, Medan Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke UNIMED yang mencapai 23.629 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Univer
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Tabir gelap kasus pembunuhan seorang ibu oleh anak kandungnya di Kota Medan akhirnya terungkap. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan bahwa pelaku bertindak atas inisiatif pribadi tanpa keterlibatan pihak lain, termasuk sang ayah.
Kepastian ini didapat setelah hasil uji forensik terbaru terhadap barang bukti keluar. Polisi mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan jejak keterlibatan sang ayah dalam peristiwa berdarah tersebut.
Baca Juga:
"Berdasarkan hasil uji laboratorium forensik, tidak ada DNA ayah pada pisau yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa ibunya," ujar Jean Calvijn saat memaparkan kasus Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) di Mapolrestabes Medan, Senin (29/12/2025).
Penyidikan mendalam mengungkap bahwa aksi nekat Adik (ABH) didasari oleh trauma mendalam. Pelaku mengaku kerap melihat dan mengalami kekerasan fisik maupun verbal yang dilakukan oleh korban (ibunya) terhadap dirinya dan sang kakak.
Korban disebut sering memarahi, memaki, hingga memukul anak-anaknya menggunakan benda tumpul seperti sapu dan tali pinggang. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, korban dilaporkan pernah mengancam kedua anaknya menggunakan senjata tajam.
Puncak kekesalan pelaku justru dipicu oleh masalah yang tampak sepele, korban menghapus aplikasi permainan daring (game online) di ponsel pelaku. Hal ini menjadi pemantik ledakan amarah atas dendam yang sudah lama terpendam.
Pada malam kejadian, ABH terbangun dan melihat ibunya sedang tertidur di sampingnya. Di saat itulah, niat untuk menghabisi nyawa korban muncul. Ada detail dingin dalam perencanaan pelaku, yakni ia sempat melepas pakaiannya sebelum beraksi.
"Saat ditanya mengapa membuka baju, alasannya adalah agar pakaiannya tidak terkena noda darah saat melakukan perlukaan pada korban," jelas Jean Calvijn.
Aksi tersebut sempat dipergoki oleh sang kakak yang terbangun. Sempat terjadi pergumulan di mana sang kakak berhasil merampas pisau pertama dan membuangnya. Namun, yang sudah gelap mata segera berlari ke dapur untuk mengambil pisau kedua.
POSMETRO MEDAN, Medan Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke UNIMED yang mencapai 23.629 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Univer
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan,Medan Musrenbang RKPD 2027 memiliki nilai strategis sebagai arah pembangunan kota Medan kedepan. Penyelenggaraan Musrenbang
Medan 2 jam lalu
Rektor UINSU Medan Komitmen Pada Mutu Lulusan Menjadi PrioritasPOSMETRO MEDAN, Medan Terkait beberapa berita di media sosial yang menyata
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDANKomitmen mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih dan transparan kembali digaungkan. Polrestabes Medan secara resmi menggelar u
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi. S.Ag MM mendukung pelaksanaan Musyaw
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pusat Pengembangan Bahasa (PUSPESA) UIN Sumatera Utara Medan turut berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggaraka
Medan 3 jam lalu
Ketua Lembaga Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia Apresiasi Suksesnya Pengamanan Idul Fitri 1447 H di Kota Medan
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Asahan Suasana berbeda terasa di lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan, Senin (30/03/2026) selepas pelaksanaan apel
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Urusan Agama (KUA) Sunggal kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Pelarian Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, Cabang Rantauprapat, yang diduga mengg
Medan 6 jam lalu