Tracing TB Terbaik Nasional, Wamenkes Apresiasi Inovasi PAS JEMPOL Deli Serdang
POSMETRO MEDAN, Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, atas k
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Taiwan -- Tragedi memilukan mengguncang Kota Kaohsiung, Taiwan. Sepasang suami istri muda berusia 20 tahun tega meninggalkan putri mereka yang baru berusia 9 bulan sendirian di rumah selama tujuh jam demi mengadopsi seekor anjing di provinsi lain. Nahas, saat mereka kembali, bayi malang tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa.
Peristiwa ini terjadi pada 31 Desember 2025 pada sebuah apartemen sewaan di Distrik Gangshan. Sang ibu berdalih bahwa dirinya mengira bayinya akan tidur dalam waktu yang lama setelah disusui.
"Saya pikir setelah menyusui, bayi akan tidur lama," ujar ibu tersebut kepada penyelidik saat menjelaskan alasannya meninggalkan sang anak tanpa pengawasan.
Kronologi Kejadian
Pagi itu, sang ibu menerima telepon dari pusat penyelamatan hewan. Karena merasa "tak mampu menahan kegembiraan," ia bersama suaminya (ayah tiri korban) langsung berkendara ke luar kota untuk menjemput anjing incaran mereka. Mereka mengunci pintu apartemen sejak pukul 09.00 hingga 16.00 waktu setempat.
Sekembalinya mereka ke rumah, bayi perempuan itu ditemukan dalam kondisi sianosis (tubuh membiru) dan sudah berhenti bernapas. Pihak rumah sakit menyatakan bayi tersebut meninggal sebelum sempat mendapatkan perawatan darurat. Dugaan awal penyebab kematian adalah mati lemas akibat refluks susu atau tersedak.
Namun, kasus ini berkembang menjadi dugaan penganiayaan setelah dokter menemukan ketidakwajaran pada jasad bayi yang dibungkus handuk secara tergesa-gesa tersebut. Polisi menemukan memar besar di paha kiri dan bahu kiri. Kemudian ada luka bakar di dagu yang diduga kuat berasal dari sundutan rokok.
Menanggapi temuan ini, sang ibu memberikan pembelaan yang dinilai tidak masuk akal oleh pihak berwenang. Ia mengklaim anaknya "menabrak benda-benda sendiri" dan menyebut luka di leher korban berasal dari kuku jarinya yang panjang yang menggaruk dirinya sendiri.
Perilaku pasangan muda ini di kamar mayat memicu kemarahan publik. Ayah tiri korban tampak sangat tenang dan bahkan sempat meminta sebatang rokok seolah tidak terjadi hal besar. Keduanya tidak menunjukkan tanda-tanda kesedihan atau penyesalan layaknya orang tua yang baru saja kehilangan buah hati.
POSMETRO MEDAN, Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, atas k
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota Medan terus memperkuat pembangunan infrastruktur pengendalian banjir melalui peningkatan sistem drai
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Keseriusan Farianda Putra Sinik SE untuk maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara
Medan 14 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Pemerintah Kota (Pemko) Binjai merespons polemik kegiatan perayaan Halloween yang digelar Satuan.co, salah satu ka
Sumut 14 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Kreativitas dalam mengolah pangan lokal menjadi hidangan sehat dan bernilai ekonomi mewarnai Lomba Cipta Menu Beraga
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN Komitmen memperkuat pengawasan keimigrasian sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat kembali mengantarkan Kantor Imig
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dukungan terhadap Farianda Sinik untuk kembali memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara terus mengalir.
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota Medan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur demi menunjang kelanca
Medan 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah
Medan 18 jam lalu