Rico Waas : Kota tak Bisa Hanya Jadi Konsumen, Saat Bangun Ketahanan Pangan
POSMETRO MEDAN, Medan Kota bukan lagi sekadar konsumen pangan. Di tengah pesatnya urbanisasi dan terbatasnya lahan pertanian, pemerintah k
Medan 25 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan — Kasus dugaan penganiayaan terhadap mahasiswi berinisial TMVS (22) yang dilaporkan ke Polrestabes Medan kini mengerucut pada peran masing-masing pihak. Keluarga korban menegaskan bahwa Doharni Monica Siburian diduga sebagai pelaku utama penganiayaan, sementara unsur berencana dalam kasus ini diduga atas nama JS yang disebut mengundang para pelaku ke lokasi kejadian.
Orang tua korban mengatakan, penganiayaan yang dialami anaknya dilakukan langsung oleh Doharni Monica Siburian. Namun, peristiwa tersebut dinilai tidak berdiri sendiri, karena didahului oleh adanya ajakan berkumpul di rumah tempat kejadian perkara.
"Yang melakukan penganiayaan secara langsung itu Doharni. Tapi kenapa kami bilang berencana, karena ada pihak lain yang mengundang dan mengumpulkan orang-orang di rumah itu," ujar orang tua korban kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga:
Menurut keluarga korban, pihak yang dimaksud adalah James Siagian, yang diduga berperan sebagai pihak yang menginisiasi pertemuan di lokasi kejadian. Dugaan tersebut, kata orang tua korban, didukung bukti percakapan digital (chat) yang menunjukkan adanya ajakan untuk berkumpul sebelum peristiwa penganiayaan terjadi.
"Kami punya bukti chat yang menyebut bahwa James yang mengundang mereka untuk datang ke rumah itu. Itu yang membuat kami yakin kejadian ini tidak spontan," tegasnya.
Berdasarkan keterangan korban dan orang tua korban yang berada di lokasi kejadian, sedikitnya tiga orang diduga terlibat dalam aksi kekerasan, sementara sekitar tujuh orang berada di dalam rumah saat peristiwa berlangsung.
Korban TMVS menuturkan, situasi berubah secara tiba-tiba dan berujung pada kekerasan fisik. Ia mengaku mengalami luka dan trauma akibat kejadian tersebut.
"Saya tidak menyangka akan terjadi pemukulan. Saat itu Doharni melakukan kekerasan, dan saya mencoba melindungi ibu saya, tapi ikut terkena," kata TMVS.
Korban berharap penyidik memproses perkara ini secara menyeluruh, baik terhadap pelaku yang melakukan kekerasan secara langsung maupun pihak yang diduga berperan dalam merancang pertemuan tersebut.
"Saya hanya ingin keadilan. Semua yang terlibat, baik yang memukul maupun yang mengatur, diproses sesuai hukum," ujarnya.
POSMETRO MEDAN, Medan Kota bukan lagi sekadar konsumen pangan. Di tengah pesatnya urbanisasi dan terbatasnya lahan pertanian, pemerintah k
Medan 25 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Tarutung Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., menyampaikan Nota Pengantar Bupati Tapanu
Sumut 45 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Adian Koting Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ketahanan masyarakat
Sumut 2 jam lalu
Kodim 0207/Simalungun dan Polres Pematangsiantar menunjukkan kekompakan dalam kegiatan olahraga bersama.
Sumut 2 jam lalu
Polres Tapteng menggelar olahraga bersama dan Lucky Draw yang meriah dalam menyambut Hari Bhayangkara ke80.
Sumut 3 jam lalu
Lakalantas di Serdang Bedagai, Dua Sepeda Motor Tabrakan, Dua Pengendara Alami LukaLuka.
Peristiwa 3 jam lalu
Ephorus HKBP Victor Tinambunan menemui secara langsung &039Master Buku Ende&039 Ryanto Silalahi
Profil 3 jam lalu
Ginka Febriyanti Ginting jadi Komisaris PT Pertamina Retail menjadi perhatian publik.
Profil 4 jam lalu
Pengedar sabu di Sorkam Barat diamankan Sat Resnarkoba Polres Tapteng.
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegi
Medan 4 jam lalu