Patroli Ramadhan Humanis, Patroli Gabungan Jamin Keamanan Tarawih di Tebing Tinggi
POSMETRO MEDAN,Tebing Tinggi Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan, per
Sumut 45 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Beberapa orang mengalami nyeri dada yang bisa sangat menyakitkan. Misalnya, rasa nyeri itu menjalar hingga ke lengan kiri dan punggungnya, membuatnya sulit bernapas dan berkeringat dingin. Dalam kondisi panik, penderita dapat diliputi kecemasan karena tak tahu pasti apakah ini gejala serangan jantung yang mematikan atau hanya akibat asam lambung yang kambuh.
Ketidakpastian itu membuatnya ragu untuk segera mencari pertolongan medis. Padahal, nyeri dada seperti ini bisa menjadi tanda kondisi serius yang memerlukan penanganan cepat.
Lalu, apa perbedaan antara nyeri dada yang disebabkan oleh asam lambung dengan serangan jantung?
Baca Juga:
Dokter gastroneterologi di RSUPN Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Hasan Maulahela, SpPD, Subsp. G.E.H (K) menjelaskan bahwa perbedaan kentara antara nyeri dada akibat asam lambung dan serangan jantung adalah berdasarkan dampak dari aktivitas yang dilakukan. "Nyeri dada yang memberat pada saat aktivitas bisa merupakan gangguan jantung," ujar Hasan saat dikutip dari kompas.com, Kamis (29/5/2025).
Ia menambahkan, untuk nyeri dada karena asam lambung, akan disertai dengan rasa terbakar di dada yang biasanya timbul setelah makan. "Nyeri dada karena asam lambung (GERD), biasanya timbul setelah makan, terutama ketika berbaring atau membungkuk," lanjut dia.
Baca Juga:
Hasan menambahkan, gejala ini disebabkan oleh refluks asam lambung ke kerongkongan (esofagus), yang merupakan gejala utama GERD.
Sementara itu, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus dekan di Fakulkas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM mengatakan, perbedaan antara nyeri dada ini terletak pada lokasi rasa sakitnya.
"Nyeri jantung itu biasanya ada di sebelah kiri dan menjalar ke tangan kiri," ujar Ari saat dihubungi secara terpisah oleh Kompas.com, Kamis (29/5/2025).
"Kalau asam lambung biasanya nyerinya dada disertai mulut pahit dan rasa asam," lanjut dia.
Meski sudah mengetahui perbedaan dari nyeri dada akibat asam lambung atau gangguan jantung, Ari mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memeriksakannya ke dokter jika terjadi nyeri dada. Sebab, dengan pemeriksaan yang tepat, maka diagnosa bisa ditegakkan untuk dilakukan tindakan pertolongan atau pengobatan yang sesuai. (wan/kcm)
POSMETRO MEDAN,Tebing Tinggi Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan, per
Sumut 45 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuki Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut melalui Batalyon C kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosial kepad
Sumut 50 menit lalu
POSMETRO MEDANMedan Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda) mengajak seluruh pegawai untuk naik kelas dari dalam. Bersamasama bertumbu
Medan 56 menit lalu
Nilai tukar Rupiah melemah terhadap mata uang Dolar AS setara 0,17 persen.
Bisnis 57 menit lalu
Seluruh kecamatan untuk cuaca Kota Medan diramalkan bakal diguyur hujan.
Medan satu jam lalu
Penanganan kasus dugaan pengeroyokan disertai pembacokan yang terjadi di Kecamatan Medan Tuntungan menuai sorotan.
Peristiwa 3 jam lalu
Sebuah pemandangan tak biasa mendadak viral di media sosial dan menyita perhatian warganet internasional.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Lemang Tapai, Sajian Tradisional Favorit untuk Menu Berbuka Puasa
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Memiliki inovasi dan dedikasi tinggi dalam tugas seharihari melalui pelayanan ambulance gratis bagi masyarakat
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Dunia hitam peredaran narkotika di wilayah Tanjung Sarang Elang Panai Hulu kembali memanas. Sosok yang lama di
Kriminal 8 jam lalu