Kisruh Tender Jalan Nias Utara : Panitia & PT ARB Saling Sanggah Soal Jawaban Sanggah
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Dr. KRT. H. Hardi Mulyono K. Surbakti, SE., M.AP, menyoroti perjalanan karier Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Ginting, yang ditangkap KPK, kemarin malam.
Hardi Mulyono menilai karier Topan tidak lepas dari kepercayaan penuh Wali Kota Medan sekaligus Gubernur Sumatera Utara terpilih, Bobby Nasution.
Dalam keterangannya, Hardi menyebut bahwa sejak Topan diangkat sebagai Camat, Pj Sekda Kota Medan hingga menjabat sebagai Kadis PU Provinsi Sumatera Utara, kepercayaan Bobby Nasution menjadi faktor kunci dalam peningkatan karier tersebut.
Baca Juga:
"Melihat sejarah perjalanan karier Topan Ginting, sangat mustahil jika dikatakan bahwa peningkatan kariernya bukan karena kepercayaan penuh dari Bobby Nasution. Karena Bobby percaya dengan 'cara main' Topan, maka setelah terpilih sebagai Gubernur Sumut, ia merasa perlu menarik Topan dari Medan ke provinsi," ujar Hardi, Sabtu (29/6/2025).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dalam sistem kerja yang sarat loyalitas tersebut, Topan Ginting diyakini tidak bekerja semata-mata untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, sebagai orang kepercayaan, Topan kemungkinan memiliki kewajiban-kewajiban tertentu terhadap atasannya.
Baca Juga:
"Sebagai 'anak main' tentu ada kewajiban-kewajiban kepada atasannya. Di sinilah perlunya keberanian KPK mengusutnya hingga tuntas kemana saja mengalir uang korupsi itu," kata Hardi.
"Di sinilah pentingnya keberanian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut hingga tuntas aliran dana korupsi. Masyarakat Sumut saat ini sangat menantikan langkah tegas KPK dalam membongkar siapa saja yang terlibat di balik kasus ini," lanjutnya.
Hardi juga mendesak agar KPK memeriksa sumber kekayaan Bobby Nasution secara terbuka. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk takut, sebab publik yakin Presiden Prabowo Subianto tidak akan melindungi siapapun yang terlibat, termasuk jika itu adalah menantu Presiden Joko Widodo.
"KPK tak perlu ragu untuk memeriksa kekayaan Bobby. Rakyat percaya bahwa Presiden Prabowo tidak akan melindungi siapapun yang terbukti bersalah, sekalipun Bobby masih menjadi bagian dari keluarga Presiden Jokowi," tegasnya.(Red/Kif)
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 10 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 11 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, mendampingi Wali
Medan 11 jam lalu
Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M. adalah seorang tokoh masyarakat, pengusaha, dan politisi senior asal Sumatera Utara .
Profil 13 jam lalu
Polres Labuhanbatu mengamankan seoramg pria terduga pemgedar sabu.
Kriminal 14 jam lalu
Pencuri peralatan kerja di Homestay Gastro berakhir damai, korban sepakat cabut tuntutan.
Sumut 14 jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi mendorong Business Matching SPPG dan pelaku usaha jadi wadah koordinasi.
Sumut 15 jam lalu