Tanam Cabai di Sunggal, Bupati Tindaklanjuti Keluhan Petani Soal Irigasi
POSMETRO MEDAN, Sunggal Menanggapi keluhan terkait sulitnya akses air yang selama ini dihadapi para petani di Kecamatan Sunggal, Bupati
Sumut 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Penetapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (27/6), mebuat kalangan internal Pemerintah Provinsi Sumut lega.
Informasi yang dihimpun wartawan dari sumber internal menyebutkan, sejumlah pejabat Pemprov Sumut menggelar acara syukuran secara tertutup pada malam hari setelah OTT berlangsung. Acara digelar di salah satu rumah dinas pejabat Pemprov dan hanya dihadiri oleh kalangan terbatas.
"Memang tidak terbuka, tapi jelas itu bentuk rasa syukur. Banyak yang merasa tertekan dengan gaya kepemimpinan beliau selama ini," ungkap seorang aparatur sipil negara (ASN) yang hadir dalam acara tersebut, namun enggan disebutkan namanya.
Baca Juga:
Acara syukuran itu berlangsung sederhana, dihadiri sejumlah kepala dinas, pejabat eselon III dan IV, serta tokoh nonformal di lingkungan Pemprov Sumut. Selain doa bersama, acara juga diisi dengan makan malam serta harapan agar proses bersih-bersih birokrasi dapat terus berjalan.
Syukuran diam-diam tersebut mencerminkan kelegaan dari sebagian pihak terhadap kejatuhan Topan Ginting, yang selama ini dikenal sebagai sosok dominan dan sulit dikritik. Beberapa sumber menyebut gaya kepemimpinannya seringkali menimbulkan tekanan terhadap pegawai dan rekan sejawat.
Baca Juga:
Penangkapan Topan oleh KPK membuka dugaan adanya praktik suap dan pengaturan proyek di lingkungan Dinas PUPR Sumut. Ia dikenal sebagai pejabat kuat yang diyakini memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan di pemerintahan provinsi.
"Ini peringatan keras bagi pejabat lainnya. Jangan merasa kebal hukum hanya karena dekat dengan kekuasaan. KPK membuktikan bisa menembusnya," ujar seorang aktivis antikorupsi di Medan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, baik terkait penangkapan Topan Ginting maupun isu adanya syukuran internal. Namun, sikap diam Pemprov sejak OTT digelar justru memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sebelumnya, KPK menetapkan Topan Ginting sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan di Sumut. Ia ditangkap dalam OTT yang digelar di Mandailing Natal pada Kamis (27/6). Bersama Topan, KPK juga menahan empat tersangka lainnya. Mereka ditahan untuk 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan.(Tim/Has)
POSMETRO MEDAN, Sunggal Menanggapi keluhan terkait sulitnya akses air yang selama ini dihadapi para petani di Kecamatan Sunggal, Bupati
Sumut 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas)
Sumut 33 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy SSos MAP, membuka Forum Group Discussion (FGD) Indika
Sumut 40 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, menghadiri kegiata
Medan 60 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan seluruh biaya pengobatan korban kejahatan jalanan, termasuk begal
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Wakajati Sumut), Eko Adhyaksono, SH.,MH mewakili Kajati Sumut mengikuti
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Bertempat di Lapangan Apel Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Jalan Jenderal Besar AH Nasution Medan, Ke
Medan 2 jam lalu
Tim Tekab Polsek Medan Kota Ringkus Residivis Pembobol Gedung Bapera Medan, Rekannya DPO.
Kriminal 3 jam lalu
Rekam Video Perempuan Tanpa Izin, Jemaah Haji Indonesia Ditangkap Polisi Arab Saudi Dan Terancam Denda Rp2 M.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Ibu dan Anak Korban Longsor di Batangtoru Tapsel Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia.
Peristiwa 4 jam lalu