Musrenbang 2027, UNIMED Sinkronkan Program Prioritas dengan Kebijakan Nasional
POSMETRO MEDAN, Medan Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Pembukaan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027
Medan 44 detik lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap 2.373 kasus narkoba sepanjang tahun 2025 ini. Dari kasus ini, sebanyak 3.051 tersangka berhasil ditangkap.
Komitmen Kapolda Sumut Untuk Anggota Ungkap Narkoba, Janji Tidak Ragu Menghadap Kapolri Minta Dukungan Penghargaan Buat Anggota
Dari pengungkapan tersebut, diamankan barang bukti 665 kilogram sabu, 121.000 butir ekstasi, 1,1 kilogram kokain dan sejumlah narkotika lainnya.
Baca Juga:
"Barang bukti yang kita paparkan hasil pengungkapan kasus Ditresnarkoba dan Polres jajaran ada 373 kg sabu dan 891 gram kokai," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Selasa (3/6/2025).
Namun yang menarik, lanjut Calvijn, adanya kasus yang diungkap Polda Sumut dan Polres Batubara terkait cartridge pods vape liquid mengandung obat keras.
Harganya untuk produk, dijual Rp4,5 juta sampai Rp5,5 juta sebanyak 5.963 dengan dua modus.
"Modus pertama diungkap dengan kapal di perbatasan Malaysia yang masuk Indonesia dan kedua di darat oleh Polres Batubara," jelasnya.
Calvijn membeberkan, dari database mereka, narkoba ini selalu menggunakan transportasi darat, laut dan udara, serta selalu menggunakan body wrapping saat melakukan penerbangan.
"Di tempat hiburan malam juga, hingga terakhir adanya modus narkoba ditanam di kuburan warga," tandasnya.
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyatakan, Polda Sumut merupakan Polda nomor satu paling efektif mengungkap perkara narkoba se-Indonesia.
"Namun begitu, tetap Sumut menjadi tempat peredaran (narkoba) terbanyak di Indonesia," katanya.
Karena itu, Whisnu mengatakan, dalam pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan dengan pengungkapan barang bukti saja. Tetapi bagaimana strategi dan berkolaborasi dengan masyarakat.
"Karena itu kuncinya. Kalau kita didukung masyarakat kita akan bisa memberantas narkoba," tegasnya.
Oleh karena itu, lanjut Whisnu, dirinya meminta bantuan DPRD, Pemprov Sumut maupun Pemko Medan untuk bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.
"Kita lihat Belawan, ekonominya kurang, kita minta dukungan Wali Kota agar meningkatkan taraf hidup, sehingga narkoba bisa turun," sebutnya.
"Karena Polri tidak bisa berdiri sendiri, kita gotong royong menanggulangi narkoba di wilayah Sumut," tandasnya.
Sebelumnya, Kapolda juga mengimbau masyarakat agar jangan menghalangi upaya pemberantasan narkoba. "Tidak semua masyarakat mendukung (pemberantasan narkoba), mungkin mereka nggak tau atau mendapatkan sesuatu dari bandar," pungkasnya. (wan/rilis)
POSMETRO MEDAN, Medan Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Pembukaan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027
Medan 44 detik lalu
Mengenal Sosok Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak Perwira Berpengalaman yang Kini Memimpin Polrestabes Medan
Profil 2 menit lalu
Pemko Pematangsiantar dan Forkopimda Rapat Finalisasi Rangkaian Peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan berhasil diraih Alumni Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Tahfizul Quran Yayasan Islamic Centre Sum
Medan satu jam lalu
Ribuan Orang Turun ke Jalan, Legenda AC Milan Franco Baresi Tutup Usia 66 Tahun
Inter-Nasional 2 jam lalu
Bayi Dibuang di Tepi Sungai Serani Desa Panca Arga Asahan.
Peristiwa 3 jam lalu
Pengusaha Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Ngaku Dibayar Rp 90 Juta.
Kriminal 4 jam lalu
Indonesia menghadapi Singapura di laga hidup mati Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Sport 4 jam lalu
Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Penyalahgunaan Wewenang.
Medan 5 jam lalu
Tim Khusus JCS bersama Resmob Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua pria yang terlibat dalam jaringan pencurian dengan kekerasan.
Kriminal 5 jam lalu